PURWAKARTA — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Purwakarta tengah mendalami kasus penemuan beras bercampur biji plastik.
Sebelumnya, Kejari menemukan di dalam karung beras program penerima keluarga harapan (PKH) bercampur biji plastik di sejumlah wilayah di Purwakarta.
Kepala Kejari Kabupaten Purwakarta, Andin Adyaksantoro mengatakan, penemuan pertama karung beras bercampur biji plastik ditemukan di Desa Parakanlima Kecamatan Jatiluhur.
Beras tersebut berasal dari warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta yang merupakan keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.
“Jadi, yang di Desa Parakanlima itu pemberian orangtuanya yang tinggal di Desa Sukamaju,” ujar dia, Kamis (1/10/2020).
Setelah penemuan di sana, Kejari Purwakarta kemudian melakukan pengembangan dan menemukan kasus yang sama di Desa Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Di desa itu menemukan empat karung di dua KPM.
“Per KPM masing-masing menerima dua karung beras. Dua karung beras yang diterima mereka satu karung di antaranya ditemukan beras bercampur biji plastik,” kata dia.
Ia mengaku hingga saat ini telah menemukan tiga karung beras bantuan sosial berukuran 15 kilogram bercampur plastik.
“Kami masih teliti setiap karungnya. Sudah ada tiga karung yang ditemukan biji plastik. Sudah ada dua orang yang diperiksa yakni dari Bulog,” kata dia. (ayobandung.com)











Komentar