oleh

Sebanyak 35 Warga Parongpong Bandung Barat Dinyatakan Positif

KAB. BANDUNG BARAT, – Setelah menjalani tes swab kepada 70 warga dari tiga RT di Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandug Barat (KBB), Jawa Barat, sebanyak 35 warga dinyatakan terkonfirmasi COVID-19.

Sekertaris Camat (Sekcam) Parongpong Agus Ahmad Setiawan menjelaskan, pihaknya bersama dengan pihak Puskesmas Ciwaruga telah melakukan swab tess terhadap 70 orang warga yang berada di tiga RT tersebut.

“Hasil swab Puskesmas Ciwaruga, 35 warga dinyatakan (terkorfirmasi) positif. Warga yang ikut tes swab di tiga RT ini, seluruhnya ada 70 orang yang ikut lakukan swab,” jelas Agus saat ditemui PenaKu.ID Senin, (1/3/2021).

Baca Juga  Bambang Resmikan Penggunaan Dashboard E-Kepegawaian Di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia

Terpaparnya warga secara masif ini hasil tracking dari salah seorang warga yang meninggal dan dinyatakan terkorkorfirmasi positif. Namun, kondisi warga itu dinyatakan orang tanpa gejala (OTG).

“Saat ini Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Parongpong lagi berkoordinasi untuk melakukan lockdown lokal. Kita juga koordinasi dengan Satgas Covid-19 KBB, untuk persiapan logistiknya,” ujarnya.

Baca Juga  Pengecekan Protokol Kesehatan Di Pasar Tumpah Wilayah Kota Cimahi.......!

Oleh karena itu, Sekretarias Daerah KBB Asep Sodikin mengintruksikan agar Tim Satgas Covid-19 Desa Sariwangi serta Kecamatan Parongpong, untuk mencari tempat isolasi yang bisa menampung warga yang telah terkonfirmasi Covid-19 tersebut.

“Bisa dicarikan di hotel-hotel atau penginapan yang ada sekitarnya. Ya dipinjam saja kamarnya atau disewa yang memungkinkan seperti itu,” ucapnya.

Namun, bila menyewa hotel tidak memungkinkan, maka Asep menganjurkan ada pemisahan antara warga sehat dan yang terkorfirmasi positif COVID-19.

“Alternatifnya yang sehat dikeluarkan (pisah rumah), bisa tinggal di saudara lainnya. Tapi harus dipastikan bahwa dia itu sehat juga,” katanya.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Ikuti Rakornas Kepala Daerah Bersama Presiden

Dia pun mengimbau, kepada masyarakat untuk selalu tetap menerapkan Protokol Kesehatan COVID-19. Terlebih, saat ini pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), diharapkan agar warga senantiasa membatasi pergerakan.

“Saya kira dengan adanya PPKM ini, cukup efektif untuk menghindari penyebaran Covid-19. Makanya saya meminta agar masyarakat menyadari pentingnya PPKM ini,” tandasnya.

 

(PenaKu.ID)

Komentar

News Feed