BANDUNG — BMKG memperkirakan fenomena La Nina dapat berkembang hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir tahun 2020. Diperkirakan akan mulai pada Januari-Februari dan berakhir di sekitar Maret-April 2021.
Deputi Bidang Klimatologi, BMKG Herizal mengatakan fenomena La Nina diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40% di atas normalnya.
“Namun demikian dampak La Nina tidak seragam di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (3/10/2020).
Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidro-meteorologis seperti Banjir dan tanah longsor.
“Para pemangku kepentingan diharapkan dapat lebih optimal melakukan pengelolaan tata air terintegrasi dari hulu hingga hilir misalnya dengan penyiapan kapasitas sungai dan kanal untuk antisipasi debit air yang berlebih,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya puga mengimbau masyarakat agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan kanal media sosial infoBMKG, atau langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (ayobandung.com)











Komentar