oleh

Anak Berkebutuhan Khusus Alghifari Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cinambo

BANDUNG – Berdasarkan pada keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, bahwa setiap tanggal 28 November ditetapkan sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI). Hal ini yang melandasi Yayasan Al-Ghifari dan SD Plus Al-Ghifari Bandung yang berkolaborasi dengan Komunitas Pohon Indonesia menggelar gerakan menanam pohon di bantaran sungai Cinambo, RW 03 Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu pagi (28/11/2020).

Tidak seperti biasanya, gerakan menanam pohon kali ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tapi dilakukan oleh puluhan anak berkebutuhan khusus. “Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, kami bukan hanya memberikan bimbingan pendidikan teori secara daring kepada para peserta didik, tapi juga memberikan ruang aktivitas untuk para peserta didik agar bisa lebih mencintai dan peduli lingkungan,” kata H. Tom Maskun, selaku Ketua Pengurus Yayasan Al-Ghifari.

Ruang aktivitas yang diberikan adalah melibatkan anak berkebutuhan khusus SD Plus Al-Ghifari untuk menanam beberapa jenis bibit pohon di sekitar bantaran sungai Cinambo, Kota Bandung. Ia menjelaskan salah satu tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan karakter terhadap anak berkebutuhan khusus terkait pentingnya memelihara lingkungan, khususnya di bantaran sungai. “Anak-anak diajarkan bagaimana cara memilih bibit pohon, manfaat pohon, cara menanam pohon dan bagaimana cara merawat pohon agar tumbuh baik,” tutur Tom.

Baca Juga  Pelatihan Pengembangan Modul Inggris untuk Pembelajaran Jarak Jauh bagi Guru Bahasa Inggris di SMK Rosma Karawang

Tom Maskun juga menyebutkan, untuk mengidentifikasi jenis pohon, agar setiap bibit pohon yang ditanam diberi label, antara lain nama pohon, nama latin pohon, kegunaan atau manfaat pohon dan nama yang menanamnya.

Sementara Kepala SD Plus Al-Ghifari, Roby Awaludin mengungkapan kegiatan ini adalah bentuk pengenalan lingkungan kepada anak berkebutuhan khusus. Pihaknya ingin menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus juga bisa peduli terhadap lingkungan, lewat cara paling simpel yaitu dengan menanam pohon.

“Kami sangat senang melihat keceriaan mereka, peluh keringat, tangan kecil anak berkebutuhan khusus dibantu oleh para guru dan orang tua disaksikan pengurus RW setempat mengaduk tanah kemudian memasukan bibit pohon ke dalam lubang tanah dan menutupnya kembali,” ujar Roby.

Baca Juga  Hari Guru Nasional, Wakil Bupati Bertandang ke Rumah Guru Sewaktu SD

Jenis bibit pohon yang ditanam antara lain pohon durian, pohon jambu biji, pohon mangga, pohon nangka, pohon rambutan dan jenis pohon lainnya. Bibit pohon yang berbuah dipilih, karena memiliki banyak manfaat, mulai sebagai peneduh dan berbuah. Waktu penanaman digelar saat musim penghujan, agar tanaman mendapat suplai air yang cukup. “Jika anak-anak kita yang berkebutuhan khusus saja bisa dan mau merawat lingkungan, kenapa kita tidak,” pungkas Roby. (Jun/ay/BentarNews.com)

Komentar

News Feed