BANDUNG- Agar perekonomian di Jabar segera pulih, Satgas Pemulihan Ekonomi Jabar akan memberikan rekomendasi kepada Gubernur Jabar terkait dampak pandemi Covid-19.
Wakil Ketua Satgas Jajat Priata mengatakan, penyelamatan dunia usaha yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 memerlukan intervensi pemerintah, baik dari sisi pembiayaan, kebijakan, dan pemasaran. Diharapkan, pada akhir Agustus nanti, sudah ada roadmap untuk penyelamatan, pemulihan, dan penormalan dunia usaha di Jabar.
“ Maka itu, Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19 di Jabar terus menggodok rekomendasi yang akan diberikan kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil supaya bisa diimplementasikan secepatnya,” kata Jajat, Selasa (4/8/2020).
Pada minggu lalu, sambung Jajat, satgas sudah melaksanakan rapat pleno. Dalam rapat pleno, para ketua memaparkan rencana aksi untuk tiga tahapan, yaitu upaya penyelamatan, pemulihan, dan penormalan dunia usaha. Mayoritas ketua pokja meminta supaya pemerintah melakukan intervensi dalam bidang permodalan, pemasaran, dan regulasi.

“Barang produksi macet, tenaga kerja rusak, pengangguran bertambah, perekonomian terpuruk. Perlu segera ada penyelamatan bagi dunia usaha supaya mereka bisa kembali berproduksi. Untuk bisa recovery, maka produksi harus digenjot, daya beli masyarakat harus ditingkatkan, dan keuangan perusahaan harus pulih. Itu semua perlu intervensi pemerintah,” kata Jajat,
Menurut Jajat, usulan intervensi pemerintah ini ada yang sudah dipenuhi dan banyak juga yang belum. Ia berharap rekomendasi yang dibuat oleh tim satgas akan bisa terlaksana, sehingga dunia usaha bisa memenuhi kebutuhannya dan ekonomi segera pulih.
“Ada sebelas kelompok kerja dalam Satgas Pemulihan Ekonomi ini dan semua telah membuat rekomendasi. Semoga bisa diaplikasikan,” ucapnya. (Ahmad Syukri/inilahnews.com)











Komentar