oleh

Artikel Mahasiswa Unsika: Moody Rice, Nasi Enak Pakai Pewarna Alami

Bicara selera kuliner konsumen Indonesia, menu berbahan dasar nasi tentunya menjadi favorit sejuta umat yang dapat membuat kita menjadi kenyang. Tak heran, banyak restoran maupun pedagang jajanan lain yang menyuguhkan nasi sebagai menu makanan utama karena paling banyak dibeli serta digemari konsumen. Singkatnya nasi adalah menu andalan di ranah kuliner.

Moody Rice dibuat oleh Apriza Yuswan, Hasna’ Nisrina, Wildani Zakiyah, dan Safna Ayu Lestari di Kabupaten Bogor pada bulan juli 2020. Kami merupakan mahasiswa/i program studi Farmasi dan Agroteknologi Universitas Singaperbangsa Karawang. Moody Rice adalah salah satu produk dari Moody Mood Food yang menyajikan produk nasi uduk yang berbeda dengan nasi uduk lainnya yaitu dengan memberikan efek warna warni pada nasinya yang berasal dari bahan alam seperti kunyit, daun sawi, wortel, dan bunga telang.

Khasiat dari masing-masing pewarna alami tersebut juga tidak perlu diragukan lagi karena masing-masing pewarna tersebut mengandung banyak manfaat dan nutrisi bagi tubuh. Selain terbuat dari pewarna alami bahan lauk pelengkap dari produk ini yaitu telur dadar, bihun dan tempe orek. Nasi uduk warna warni ini menjadi menu sarapan andalan masyarakat yang ada di sekitar, tidak hanya untuk kalangan dewasa, tetapi untuk kalangan anak-anak sampai remaja karena mereka tertarik untuk menikmati nasi uduk berwarna yang memiliki rasa nikmat saat dimakan.

Seiring berjalannya bisnis ini, kami mendapatkan informasi dari group prodi farmasi Unsika bahwa dikti dan kemendikbud mengadakan program SIM PKMI salah satunya yaitu ajang KBMI.

Kami berempat langsung tertarik dan mencoba untuk mengirimkan proposal ke prodi untuk mendapatkan dosen pembimbing dan kami dibimbing oleh bu apt. Indah Laily Hilmi, S. Farm, M. KM. Setelah itu kami melakukan revisian proposal oleh beliau untuk dikirim ke Unsika terlebih dahulu yang nantinya akan diseleksi oleh pihak kampus, puji syukurnya kami lolos dan diberikan kesempatan untuk lanjut mengisi di akun SIM PKMI setelah itu kami tinggal menunggu pengumuman apakah didanai atau tidak.

Baca Juga  Operasional Ojek online di Bandung Masih Menunggu Pemenuhan Syarat Protokol Kesehatan

Saat di hari pengumuman kami dapat informasi dari dosen pembimbing kami bahwa proposal kami lolos didanai oleh dikti, kami berempat langsung sangat bersyukur dan sangat bahagia. Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada SIM PKMI, DIKTI, KEMENDIKBUD, dan UNSIKA yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk bisa mengikuti ajang ini dan mendapatkan dana pengembangan untuk bisnis kami ini. Tak lupa juga kami ucapkan banyak terima kasih kepada bu apt. Indah Laily Hilmi, S. Farm, M. KM. sebagai dosen pembimbing kami yang selalu memberikan masukan dan saran saat membuat proposal dan hingga saat ini.
Setelah didanai oleh DIKTI, kami tidak lekas berpuas diri dan berhenti berinovasi.

Baca Juga  Santri Milineal Harus Kuasai Teknologi Informasi

Moody Rice Melakukan banyak perubahan mulai dari peralatan memasak, kemasan, penambahan alat bantu, melakukan inovasi pada salah satu bahan pewarna alami, penambahan lauknya serta sarana prasarana tempat jualan kami menjadi lebih layak dan lebih bagus dibanding sebelumnya. Hal ini menjadi bekal utama bagi Moody Rice untuk menjadi salah satu bisnis makanan yang dapat terus bersaing secara kompetitif hingga saat ini.

Sekali lagi kami ucapkan rasa syukur kami dan berterima kasih kepada SIM PKMI, DIKTI, KEMENDIKBUD, dan UNSIKA.

News Feed