oleh

Bawaslu Perketat Sistem Pengawasan Pemilu

BANDUNG–Badan Pengawal Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat terus berupaya meningkatkan kualitas pemilu dengan memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di tingkat Kabupaten/Kota. 

Koordinator Humas dan Hubal Bawaslu Jabar, Lolly Suhenty mengatakan, sudah seharusnya sebagai lembaga terbuka kepada publik, PPID harus menjadi corong Bawaslu menyiarkan informasi pemilu seperti soal DCT, hingga rekapitulasi penghitungan suara.

“Semakin terbuka maka semakin bagus. Masyarakat tidak lagi kekurangan informasi,”kata Lolly saat melakukan kunjungan kerja ke Bawaslu KBB, Kamis (3/9/2020).

Baca Juga  KPU Karawang Akan Distribusikan Ribuan APK Untuk Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Dalam kunjungannya ke Bawaslu Kota Cimahi, dia menyebutkan, salah satu program peningkatan pengawasan partisipatif sudah berjalan dengan baik, meski masih ada yang harus dibenahi.

Akan tetapi, yang paling penting dari proses ini pertama menempatkan informasi kepada publik kedua memudahkan orang-orang mengakses informasi terhadap hasil hasil kerja pengawas, yang ketiga membuat orang tahu akan kinerja Bawaslu. Sehingga nanti semakin banyak orang tahu kemudian mau turut melakukan pengawasan partisipatif.

Baca Juga  Fokus Usaha, Kang Jimmy Legowo Tidak Akan Mencalonkan Kembali Jadi Ketua DPC PKB Karawang

“Sejauh ini kinerja PPID Cimahi dari yang kami lihat idenya sudah cukup baik Walaupun memang ada beberapa data-data yang harus dilengkapi untuk dapat segera diupload. Bukan apa-apa, karena memang saat ini kan informasi itu semakin digemari orang melalui online,” ungkapnya.

Dia pun menjelaskan, untuk mengakses informasi terkait kepemiluan di Cimahi melalui online, ada website https://cimahikota.bawaslu.go.id. Nanti begitu di klik subdomain PPID, maka akan muncul form isian.

Baca Juga  Tepat Sehari Sebelum Kampanye, AHY Beri Pembekalan Pada Cakada Partai Demokrat

“Nanti akan muncul form yang harus diisi sebelum ingin mencari tahu apa yang dibutuhkan. Ini untuk data juga bagi bawaslu untuk mengetahui siapa saja yang masuk ke web. Itu dilakukan untuk men cegah hacker serta menjaga keamanan web,” pungkasnya.(Tri Junari)

Komentar

News Feed