oleh

Disiplin Prokes adalah Kunci Sukses Menekan COVID-19

KOTA BANDUNG,- Tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol keshatan di masa Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dipandang menjadi salah satu barometer berhasilnya menekan sebaran virus COVID-19. itu karena, kepatuhan menjalani prokes upaya mendasar yang lebih efektif. Demikian hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan kamil saat menjadi narasumber Forum Dialog Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan tema ‘Prokes Dijalankan, Covid-19 Kita Kalahkan’, Kamis (4/2/2021) kemarin di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Baca Juga  Mulai Minggu Ini Denda Tilang Protokol Kesehatan Di Jabar Lewat Ponsel

Kang Emil mengatakan, PPKM yang sudah diterapkan selama dua pekan di Jawa dan Bali berhasil meningkatkan masyarakat dalam menjalankan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun).

Ia pun berharap apabila kelak penerapan PPKM dihentikan, kedisiplinan masyarakat harus tetap dijaga. Menurutnya, indikator keberhasilan PPKM tidak hanya tentang angka kasus positif COVID-19.

“Apabila masyarakat disiplin, produktivitas ekonomi tidak akan dibatasi lagi. Itu tujuan akhirnya sehingga ekonomi membaik. Tinggal peran pemerintah untuk bertempur mengurusi 3T (Tracing, Treatment, Testing) lagi,” kata Kang Emil

Baca Juga  Sebanyak 1.428 Orang Ikuti Tes Tes SKB CPNS Pemkot Bandung

Menurutnya, PPKM di Jabar yang sudah berjalan dua minggu terakhir efektif meningkatkan kedisiplinan masyarakat dari 50 persen ke 80 persen.

Oleh karena itu Jabar sepakat dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin melanjutkan PPKM di Pulau Jawa – Bali. PPKM sangat tepat dilakukan kedisiplinan sedang naik dan keterisian ruang isolasi turun.

“Mungkin kita butuh PPKM dua minggu lagi setelah itu evaluasi. Mudah-mudahan bisa diperlonggar. Disiplin dipertahankan 90 persen, sehingga kegiatan ekonomi tidak usah seketat dan diberhentikan dan dikurangi seperti sekarang,” harapnya.

Baca Juga  Penghuni Pusat Isolasi OTG dan Rumah Sakit di Cianjur Alami Penurunan

Menurut Kang Emil, kelebihan PPKM serentak lintas provinsi memungkinkan arahan pemerintah kepada masyarakat sama.

“Kebijakan dilaksanakan bersamaan bukan lagi multiple choice, tapi semua sama. Jadi artinya tidak ada lagi opsi yang kiri melakukan ini apakah yang kanan melakukan itu, justru itu tidak ada lagi selama PPKM berlangsung,” ujarnya.

 

(Depe/PenaKu.ID)

Komentar

News Feed