LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Sebanyak 19 pegawai Taman Hutan Raya (Tahura) Juanda terinfeksi Covid-19. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil swab test yang dilakukan pada 110 orang pegawai pada 1 Februari lalu.
Kepala Tahura Juanda Lianda Lubis mengatakan, pengetesan tersebut merupakan bagian dari tes Covid-19 berkala yang dilakukan Tahura Juanda. Saat ini, belasan pegawai tersebut tengah menjalani isolasi.
“Sekarang kondisinya baik-baik saja, semua diisolasi di BPSDM Cimahi, semuanya OTG. Saya minta isolasi 17 hari, 10 hari di BPSDM dam 7 hari di rumah masing-masing,” ungkapnya ketika dihubungi Ayobandung.com, Sabtu (6/2/2021).
Lianda juga memastikan kabar berantai di aplikasi pesan singkat soal 35 pegawai Tahura Juanda positif Covid-19 adalah hoaks. Dia juga menyebut para pegawai yang terinfeksi Covid-19 bukan dari bagian pelayanan publik sehingga masyarakat diminta untuk tidak khawatir.
“Itu hoaks, tapi memang ada yang terkonfirmasi 19 orang. Tapi bukan dari interaksi dengan pengunjung, karena mereka bukan orang-orang pelayanan publik. Yakni petugas kebersihan, polhut, dan keamanan. Pegawai loket pun tidak ada (yang positif Covid-19),” ungkapnya.
Lianda menduga penularan terjadi dari interaksi masing-masing pegawai di lingkungan rumah ataupun lokasi lainnya. Oleh karenanya, tracing kontak erat di lingkungan keluarga para pegawai saat ini masih berlangsung.(Nur Khansa)











Komentar