oleh

Ternyata Ini Arti ” Dukun” Yang Sebenarnya

-Tak Berkategori

BOGOR –   Ketua Ikatan Dukun Nusantara (IDN), Muhamad Darul Dinar menepis anggapan yang salah terhadap profesi dukun. Selama ini, kata dia, IDN  seringkali dianggap perkumpulan orang-orang yang memiliki kekuatan supranatural.

 

“Memahami bahwa didirikan IDN itu bukan sekumpulan gerombolan yang kaitan dengan spiritual, tapi ini berdiri atas dasar keprihatinan Nilai Tradisi Adat Budaya Bangsa yang mulai terkikis,” jelas Muhammad Darul, dalam keterangan, Sabtu (6/2).

Baca Juga  BPBD Jabar: 29 Rumah Rusak, 3 Orang Luka Ringan Akibat Gempa Pangandaran

 

Makna ‘Dukun’ tersebut, kata dia,  bukan seperti apa yang masyarakat umum ketahui, namun IDN tersebut adalah jembatan untuk introspeksi diri antara manusia dan Tuhan.

 

“Oleh karenanya, makna IDN hanya sebuah sebutan bukan makna Dukun yang sesungguhnya. apabila mau menggunakan arti DUKUN yang sesungguhnya kita belum apa apa dan tidak bisa apa apa, namun di sini kita belajar memahami diri, ngaji diri, ngolah diri, antara kita dengan semesta dan Sang Pencipta,” jelasnya.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Dr. Yusman: Cianjur Fokus Terapkan 3T

       

Dia juga menambahkan IDN merupakan perkumpulan orang-orang berkomitmen mempertahankan jati diri bangsa Indonesia terutama dalam hal kebudayaan.

 

 

Selain itu, IDN pun memiliki program yang terfokus kedalam nilai-nilai kebudayaan yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila.

 

“Program kita yakni menggali budaya kembali untuk menjadikan kearifan lokal budaya sebagai alat ajar/sosialisasi pemahaman tentang nilai kemasyarakatan dan juga ketuhanan yg tertuang dalam batang tubuh Pancasila, Warisan leluhur, juga pesan moral yang dibawa oleh Piagam Madinah,” jelasnya.

Baca Juga  Bandung Film Commision Ajak Sineas-sineas Bandung Ciptakan Ekosistem Perfilman yang Positif

 

Dia juga menambahkan bahwa IDN dalam hal kebudayaan, mereka berfokus pada pembenaran etika-etika kebudayaan masyarakat zaman dahulu.

 

“Yaitu kebersihan, etika sopan santun, saling asah asih asuh. Kita juga menfokuskan kepada bagaimana cara menjadi pemimpin yang seperti orang-orang tua kita lakukan,” jelasnya.(wendi/inilahnews.com)

Komentar