BANDUNG — Massa yang melakukan unjuk rasa menuntut pembatalan Omnibuslaw UU Cipta Lapangan Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat merusak mobil operasional Polrestabes Bandung.
Mobil yang sedang terparkir tersebut menjadi sasaran massa aksi.
Massa aksi berteriak sambil menghancurkan mobil tersebut.
“Bakar, bakar, pecahin kacanya,” teriak massa aksi.
Massa aksi melempari kaca mobil tersebut menggunakam batu. Kemudian, massa aksi menaiki bagian atas mobil dan menginjak-injak bagian atas mobil.
Akibatnya bagian kaca depan, samping dan belakang mengalami pecah. Ban mobil tersebut pun dipecahkan oleh massa aksi. Massa aksi juga merusak motor yang berada di sekitar lokasi.
Ratusan massamelakukan aksi unjuk rasa menuntut pembatalan Omnibuslaw UU Cipta Lapangan Kerja. Masa aksi unjuk rasa mulai berdatangan sejak pukul 13.00 WIB di Jalan Dipenogoro atau tepatnya di depan Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung.
Masa aksi didominasi para mahasiswa yang terlihat menggunakan almamater, serta banyak juga mereka yang menggunakan pakaian hitam.
Sempat terjadi pelemparan batu yang dilakukan oleh masa aksi ke arah gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. Tak lama kemudian, masa aksi melakukan pembakaran ban di depan gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.
Terlihat masa aksi unjuk rasa tidak mengutamakan protokol kesehatan. Beberapa diantaranya terlihat tidak menggunakan masker, serta tidak menjaga jarak antar para demonstran. (ayobandung.com)











Komentar