oleh

Peduli UMKM, Mahasiswa KKN 24 Unsika Melakukan Penyuluhan Mengenai 10 Tema yang Berkesinambungan

RILIS – Pada bulan Oktober sampai November 2021, KKN Unsika yang berjudul “Kontibusi Peranan UMKM dalam Pengentasan Kemiskinan di Jawa Barat” telah melaksanakan 10 kali penyuluhan dengan tema yang berbeda, sasaran dalam kegiatan penyuluhan ini yaitu UMKM di Karawang dan kota lainnya seperti Bekasi, Indramayu, dan Subang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara offline dengan mengikuti protokol kesehatan. Pada kegiatan ini Mahasiswa KKN 24 melaksanakan penyuluhan dengan membuat flyer per tema, Pemateri dalam penyuluhan ini yaitu seluruh Mahasiswa KKN 24 yang telah dibekali materi oleh DPL yaitu Bapak Dr. Drs. Hari Sulistiyo, MM., CT. Adapun tujuan dari KKN ini yaitu memberikan perubahan pola pikir pada pelaku UMKM agar lebih maju dan mempertahankan eksistensi usahanya terutama di masa pandemi ini.

Dalam Kegiatan penyuluhan ini memaparkan mengenai 10 tema yaitu; Literasi Legalitas Usaha, Literasi Digital, Literasi Keuangan, Promosi Lewat Online dengan Memaksimalkan Market Digital, Membuka Layanan Delivery, Pemenuhan Persedian Barang, Meningkatkan Inovasi Produk yang sesuai dengan Tren, Semangat dan Bertahan Terhadap Persaingan, Mengembangkan Jejaring Bisnis, Membuat Perencanaan Pendapatan.

Tujuan dari usaha ini kan untuk tetap bisa bertahan hidup di masa sulit seperti ini, dengan adanya penyuluhan dari adik-adik seperti ini sangat membantu saya untuk mengelola usaha ini dengan lebih baik lagi kedepannya, ya harapan saya sih banyak yang lebih peduli lagi terhadap kami pelaku usaha kecil dan menengah” Ucap Tedy selaku Penjual dimsum dan boba saat penyuluhan di tanggal 30 Oktober 2021.

Baca Juga  Anggota Polres Majalengka Bagikan Kuota Gratis Untuk Belajar Daring

Menurutnya, UMKM di Karawang harus banyak mendapat perhatian dari pihak terkait, sehingga dapat diarahkan perkembangannya dan dimaanfaatkan untuk meningkatkan potensi nilai jual beli, mengurangi angka pengangguran, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya penyuluhan seperti ini, membuka mata kami sebagai pelaku usaha agar menjalankan usaha sesuai dengan izin yang berlaku dan perkembangan zaman yang ada.

Potensi UMKM dalam peranannya untuk mengentaskan kemiskinan dirasa sangat memberikan pengaruh kearah ekonomi yang lebih baik. “Saya menyadari betul sekarang masyarakat harus melakukan segala macam cara untuk bertahan di masa sulit (pandemi), dan memutuskan mendirikan usaha adalah solusi yang baik, tetapi jika usaha ini tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, dan belum sesuai dengan prosedur atau bahkan belum memiliki pengetahuan yang mempuni terkait usaha itu sendiri, maka usaha tersebut bisa membawa petaka (kerugian), oleh karena itu saya harap penyuluhan ini benar-benar dapat menambah wawasan dan perubahan pola pikir pelaku usaha agar bisa lebih baik” Ucap Alya salah ssatu Mahasiswa KKN 24.

Baca Juga  Mantan Wakapolri Raih Doktor HC dari UIN Bandung

Tak hanya memberikan materi penyuluhan dan diskusi, Mahasiswa KKN 24 juga ikut melariskan produk UMKM sasaran dan mempromosikannya di sosial media, berharap dapat bermanfaat untuk mereka. (rls)

News Feed