KADIPATEN, AYOTASIK.COM – –Perusahaan travel ternyata memiliki cara jitu agar bisa lolos dari pos penyekatan, disaat aturan larangan mudik lebaran 1442 Hijriah diberlakukan.
Pengusaha travel memberikan bonus layanan tes antigen kepada penumpangnya sebagai syarat perjalanan.
Terbukti disaat 2 mobil travel yang dihentikan di pospam penyekatan Lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, bisa lolos dari pos penyekatan lantaran seluruh penumpang berikut sopirnya mampu menunjukkan surat kelengkapan perjalanan berupa hasil tes negatif Covid-19 hasil antigen.
“Para penumpang sebelumnya dites antigen dan diberikan surat keterangan hasilnya,” ujar seorang sopir trav, Andi di lokasi penyekatan pospam Lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat, 7 Mei 2021.
Menurut Andi, dirinya membawa penumpang dari Bandung tujuan Tasikmaalaya. Kendati ongkos travel yang ditawarkan cukup mahal yakni Rp210 ribu, tapi cukup banyak penumpang yang memakai jasa travelnya.
“Alhamdulillah lolos dari 2 pos penyekatan di Cileunyi dan Gentong,” ucapnya.
Ia menuturkan, dari Bandung membawa 7 penumpang dengan tujuan Tasikmalaya. Ia mengaku kali pertamanya mengendarai travel dengan ongkos mahal dengan bonus tes antigen oleh perusahaannya setelah adanya pemberlakuan larangan mudik.
“Ternyata bisa dan lolos dari beberapa pos penyekatan asalkan penumpang dibekali tes antigen negatif. Ini surat keterangan tes antigennya dari seorang dokter di Bandung,” kata dia.
Sementara itu, salah seorang penumpang travel, Muhaemin (43) mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan dengan ongkos mahal yang diterapkan pihak travel tersebut.
Ia bersama rekan-rekannya mengaku akhirnya masih bisa pulang mudik dan bertemu keluarga di Tasikmalaya pada Lebaran tahun ini.
“Gak apa-apa mahal juga yang penting bisa pulang Lebaran Pak. Iyah ongkosnya Rp 210 ribu dari Bandung ke Tasikmalaya dengan bonus surat keterangan tes negatif antigen,” ujar Muhaemin.
Setelah dilakukan pengecekan ketat oleh petugas pospam penyekatan Lingkar Gentong, akhirnya travel berpenumpang tersebut dipersilahkan melanjutkan perjalanan.
Pada malam ke 2 penyakatan, kondisi arus lalu lintas yang terpantau di pospam penyekatan, kendaraan yang melintas didominasi kendaraan barang seperti truk dan mobil boks.


Komentar