CIMAHI, FORMASNEWS.COM- Terbentuknya Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Cimahi, yang sempat pakem sebelumya. Merupakan kemajaun Cabang olahraga (Cabor) tenis meja di Kota Cimahi. Untuk itu, kepada ketua terpilih secara aklamasi Perdinandus Nandi Ferera, diharapkan bisa membawa prestasi Cabor tenis meja di ajang Pekan olahraga daerah (Porda) tahun 2022.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cimahi Aris Permono mengatakan, hal itu disela-sela Musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) Cabang olah raga (Cabor) tenis meja yang digelar di Aula Kantor KONI Cimahi, Rabu (6/1/2021). Hadir, dalam kegiatan itu Ketua PTMSI Jawa Barat Ade Kusyanto dan jajaran pengurus Jabar, para pengurus KONI Cimahi dan sejumlah Club Cabor tenis meja.
Dikatakan Aris, sebelum terbentuknya PTMSI Kota Cimahi pihaknya sudah beberapa kali kedatang sejumlah Club tenis meja. Bahwa Club tenis meja meminta untuk mengadakan Musdalub PTMSI. Kebetulan dirinya, di tunjuk sebagai Carateker PTMSI Cimahi oleh Ketua PTMSI Jawa Barat. “Alhamdulillah, sekarang bisa dilaksanakan dan sudah tebentuk PTMSI Cimahi. Namun, dalam Musdalub itu Calon Ketuanya hanya 1 orang, tentunya dipilih secara aklamasi,” tuturnya.
Terbentuknya PTMSI Cimahi dan ketuanya, bukan dibentuk oleh KONI. Tetapi atas keinginan para Club tenis meja. Selain itu juga Ketua terpilih sudah komitmen, kalau jadi Ketua PTMSI akan memajukan olah raga tenis meja di Kota Cimahi. “Atas terpilihnya ketua baru, konsep KONI hanya ada dua. Yaitu, sukses administrasi dan sukses prestasi. Untuk itu, saya berharap bisa meningkatkan prestasi atletnya dan Berjaya didaerah dan meraih emas para atletnya di Porda Jabar 2022 nanti,” tegas Aris.
Ketua PTMSI Kota Cimahi Perdinandus Nandi Ferera, dalam kesempatan itu menyatakan sebelum menerima pinangan ini pihaknya sudah beberapa kali ketemu dengan Ketua umum KONI. Dirinya juga, menyampaikan bebearapa masalah kepada Ketua umum KONI. “Dasar keinginan untuk menjadi Ketua PTMSI ini, terpanggil karena saya hidup di Cimahi, sehingga saya harus membangun Kota Cimahi dengan perstasi dibidang olahraga khusunya Cabor tenis meja,” katanya.
Apalagi lanjut Perdinandus atlet tenis meja yang merupakan warga Cimahi banyak menjadi atlet Nasional, tapi mungkin karena pengurus sebelumnya kurang aktif sehingga banyak atlet Cimahi yang diambil oleh Club diluar daerah Kota Cimahi. “Maka itu, dalam waktu dekat ini kami akan mendata semua atlet yang potensial tapi ada di Club lain untuk dibawa pulang lagi Ke Cimahi. Setelah ada di Cimahi, akan diberi penghargaan berupa seleri dan bila berprestasi akan didukung beasiswa dari Pemkot,” tambahnya.
Disinggung, atletnya apakah ada potensi emas di ajang Porda tahun 2022 nanti, lebih lanjut Perdinandus menuturkan, saat ini belum terlihat atlet yang berprestasi emas. Namun, demikian pihaknya tetap target di Porda nanti adalah emas. Karena untuk mencapai target emas, tidak gampang itu perlu sinergi dan keja sama semua pengurus. “Apalagi, temanya kebersamaaan antara Club dan pengus PTMSI. Termasuk, harus di harus didukung sarana prasaranaya,” uangkapnya. (Yat/H.AR)











Komentar