oleh

Legislator PAN Hoerudin Paparkan Sejarah Empat Pilar Kebangsaan

KAB. GARUT, – Anggota MPR RI Muhammad Hoerudin Amin, S.Ag., MH menyelenggarakan Sosialisasi Dapil atau dikenal Sosdap MPR RI.

Sosdap MPR RI berkenaan dengan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI juga Bhineka Tunggal Ika itu digelar dihadapan warga Limbangan, Kab. Garut, Minggu pagi, 8 Februari 2026.

Pada kesempatan tersebut, Hoerudin sapaan akrab anggota DPR RI dari Fraksi PAN itu menjelaskan dan merinci keberadaan Empat Pilar Kebangsaan memiliki sejarah yang panjang di Indonesia.

Baca Juga  Legislator PAN Tegaskan UU dan Konstitusi Mengatur Kelestarian Alam dan Lingkungan Hidup

Dari sejarahnya, sambung Hoerudin, Pancasila merupakan dasar negara telah dirumuskan oleh BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tahun 1945 dan kemudian ditetapkan sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945.

“Lantas UUD 1945 sebagai konstitusi negara telah disahkan pada 18 Agustus 1945 dan telah mengalami beberapa perubahan. Selanjutnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI telah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 dan telah menjadi bentuk negara sejak itu,” jelas anggota Komisi X asal Dapil Jabar XI itu.

Baca Juga  Nyalon Wali Kota Bandung, Raffi Ahmad Jangan Cuma Andalkan Popularitas

Begitu pula, terkait Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara telah digunakan sejak zaman Majapahit dan kemudian diadopsi sebagai semboyan negara pada tahun 1950-an.

Menurutnya, MPR RI telah mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ini kepada masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Empat Pilar Kebangsaan pun dinilainya sebagai program strategis untuk memperkokoh kesadaran berbangsa, terutama bagi generasi muda dan masyarakat umum.

Baca Juga  Ketua PK Partai Golkar Kedungwaringin Berikan Pelayanan Medis Secara Gratis

“Melalui metode dialogis, seni budaya, dan seminar, MPR RI menanamkan nilai-nilai dasar guna menjaga keutuhan negara dari ancaman internal dan eksternal,” pungkasnya. (Lj)

News Feed