CIMAHI, – Sejalan dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) di Kota Cimahi, saat ini sedang mengembangkan budidaya ikan hias. Kegiatan itu, dilaskanakan tidak begitu saja, akan tetapi dari kegiaran tersebut menatgetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pemasukan kas Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi.
Kepala UPTD BBIAT Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Heri Herdiana mengatakan target PAD dalam kegiatan pembibitan dan khususnya dari penjualan benih ikan di tahun ini sebesar Rp 50 juta. “Angka itu lebih banyak dibanding target PAD sebelumnya yang hanya mencapai Rp 32 juta,” ujarnya kepada Wartawan di Balaikota Cimahi, Senin (8/3/2021).
Dikatakan Heri, target sekarang Rp 50 juta di tahun 2021, tahun lalu karena dalam situasi pandemi jadi targetnya Rp 32 juta. “Kalau sekarang meningkat, mudah-mudahan kondisi masyarakatnya membaik. Kita juga lihat perkembangan, apakah bisa tercapai atau tidak, itu tergantung daya beli masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut Heri menyatakan, PAD sektor jasa usaha benih ikan didapat dari penjualan ikan konsumsi dan ikan hias yang mulai digarap sejak tahun 2018. Untuk harga jualnya tergantung ukuran ikan.
“Biasanya kalau ikan nila dan lele yang berukuran 5 sampai 7 sentimeter dijual dengan harga Rp 60 ribu per liternya. Untuk ikan koridora 1 inchinya sekitar Rp 1.500 per ekor, kalau ikan frontosa untuk ukuran 1 inchi itu sekitar Rp 3.000 per ekor, sedangkan untuk ukuran 2 inchi sekitar Rp 6.000 sampai Rp 8.000, tergantung ukurannya,” tambah Heri.
Dalam pembibitan yang dilakukan olen UPTD Balai benih ini, yang paling banyak peminatnya adalah ikan nila dan lele karena daya tahannya cukup lama. Selain itu juga, pemeliharaannya lebih mudah, dan pakannya juga tidak terlalu repot.
Namun demikian, pada musim penghujan sekarang ini sedikit berpengaruh terhadap proses pemijahan. Pada musim hujan biasanya di proses pemijahan cukup pengaruhnya. “Apalagi kalau ada perubahan musim, biasanya ada telur yang tidak netes, paling itu. Kalau ada perubahan cuaca ya. Seperti kemarin hujan terus-terusan, ke indukannya jadi telat,” tuturnya. (Wispa/Yat/FORMASNEWS.COM)











Komentar