oleh

Demonstran Kepung Kantor Pemda Karawang, Tolak Omnibus Law

KARAWANG- Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang dikepung ribuan demonstran yang banyak berasal mahasiswa berbagai kampus di Karawang bersama buruh dan pengemudi Ojek Online, Kamis (8/10/20).

Massa dari berbagai mahasiswa menolak Omnibuslow. Dengan mengenakan almamater dari kampus masing-masing, dan membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan ‘Bersatu Tolak Omnibus law’.

Para mahasiswa juga membakar ban menandakan simbol perlawanan terhadap penguasa yang telah melukai hati rakyat dengan mengesahkannya UU Cipta Lapangan Kerja.

Baca Juga  Gubernur Serahkan Maskara Ke 11 Desa Mandiri Buat 3 Daerah

“Kami menolak Omnibus low yang dianggap bukan hanya merugikan rakyat kecil saja, namun lingkungan pun terdampak,” teriak salah seorang demonstran, Samar mahasiswa di Karawang

Menurutnya disahkannya UU Ciptakerja disaat pandemi telah mengkhianati rakyat yang sedang berjuang untuk melawan virus. Juga bisa lebih memudahkan para investor masuk dan menguasai lahan di negeri kita.

Baca Juga  Kaukus Perempuan Agar Berperan di Kabupaten Kota di Jawa Barat

Aksi mahasiswa dijaga ketat aparat keamanan dari pihak kepolisian. Meskipun sempat bersitegang namun massa aksi kembali tenang.

Pantauan berita pembaruan.com ribuan mahasiswa terus menyuarakan tuntutannya, hingga berita ini terbitkan perwakilan mahasiswa belum juga di temui pejabat Pemkab Karawang.(red/berita pembaruan.com)

Komentar

News Feed