KAB. BANDUNG BARAT,- Akibat dari penuhnya ruang isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi virus corona (COVID-19) di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang sudah mencapai 90% ruangan dinyatakan penuh, Pemerintah setempat bakal menambah ruang isolasi sebagai upaya antisipasi lonjakan kasus tersebut. Demikian hal itu dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Hernawan Widjajanto saat ditemui media, Jumat (09/1) kemarin.
“Kita optimalkan ruang pelayanan itu di RSUD Cikalongwetan,” katanya kepada PenaKu.ID.
Menurut Hernawan, untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19, sejumlah kamar reguler RSUD Cikalongwetan dijadikan ruangan pelayanan bagi pasien yang terkonfirmasi virus corona.
Namun, ruang isolasi di rumah sakit hanya untuk mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan mengalami gejala, termasuk juga bagi pasien yang memiliki penyakit komorbid (bawaan).
“Dalam penambahan itu juga bukan sekedar menambah sarana saja. Tapi harus di dorong dengan SDM yang baik juga,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya pun sudah mengkaji pengadaan tempat isolasi yang lain untuk Covid-19 seperti mengoptimalkan bangunan yang sudah ditunjuk Pemkab Bandung Barat.
“Dalam penanganan yang ektra optimal, bisa saja fasilitas seperti masjid Ass-Shiddiq bisa dipakai kembali,” tandasnya.
**CDR











Komentar