oleh

Berkunjung ke Tasik Jangan Lewatkan Colenak Muri

TASIK — Jika Anda sedang berada di Kota Tasikmalaya, sempatkanlah mencicipi salah satu makanan khas yaitu colenak.

Colenak merupakan kependekan dari dari kata dicocol enak. Colenak adalah makanan yang terbuat dari peuyeum (tape) singkong dan pisang yang dibakar dan dibasuh saus enten yang terbuat dari campuran gula aren, gula pasir, dan parutan kelapa muda serta ditaburi bumbu kacang.

Di Tasikmalaya, colenak bisa ditemukan di Jalan Veteran depan Matahari Depstore, Gunung Pereng, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Namanya Colenak Muri.

Baca Juga  Progres Penyuntikan Vaksin Di Kota Bandung Telah Mencapai 10.807 Orang

Jajang Sopian (37), pedagang colenak muri mengatakan, usaha jualan colenak yang digelutinya saat ini adalah bisnis turun temurun. Kakeknya yang bernama Emen (sudah meninggal) kali pertama jualan colenak di Jalan Selakaso Kota Tasikmalaya. Kemudian ayahnya bernama Ahmad Bustomi (60), mulai berjualan sekitar tahun 1980 – an di Gunung Pereng.

“Saya ini generasi ke 3. Kalo generasi pertama itu kakek saya almarhum dan generasi ke 2 ayah saya yang saat ini berjualan colenak di Simpang Lima,” ujar Jajang, Minggu, (8/11/2020).

Baca Juga  Smartco, Sadulur Atlet Bela Diri Mulai Mengembangkan Sayapnya

Menurut Jajang, dulu nama colenaknya bukanlah muri. Namun, sejak pemecahan rekor muri tahun 2013 lalu di Bandung, nama colenaknya diganti menjadi colenak muri.

“Dulu mah namanya colenak Gunung Pereng,” ucap Jajang.

Jajang menambahkan, dalam sehari dirinya bisa menghabiskan 10 kilo gram pisang dan 10 kilo gram tape singkong. Untuk pembakaran tape dan pisang, dirinya menggunakan arang batok kelapa biar awet dan tidak berasap.

Baca Juga  Hut TNI Ke-75 Kapolres Indramayu Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Dharma Ayu

“Kalau harganya relatif terjangkau, Rp 10.000 per porsi,” ungkapnya.

Asep (30), salah seorang pembeli colenak mengatakan, dirinya sering jajan colenak di sini. Rasanya sangat enak dan nagih di lidah.

“Seminggu bisa 3 kali ke sini untuk membeli colenak, baik dimakan di sini maupun di bungkus untuk oleh-oleh yang di rumah,” ujar Asep.

 

Komentar

News Feed