KAB. BANDUNG, – Seleksi Tilawatil Quran dan Al Hadits (STQH) VII tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2020 akan berlangsung selama 3 hari, mulai hari ini Senin sampai Rabu (9 -11 November 2020.
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan, S.Si, Senin (9/11) di Gedung Ormas, Jln Alfathu, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Urusan Agama Kab. Bandung, Drs. H. Asep Ismail, M.Si, mengatakan kegiatan ini sekaligus pembukaan STQ tingkat Kabupaten Bandung sekaligus mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas segala dukungannya. “Semoga menjadi Keberkahan bagi kabupaten Bandung, serta masyarakat,” katanya.
Pelaksana STQ diharapkan, membaca Al Qur’an menjadi kultur sekaligus menjadi kebiasaan dalam membaca Al Qur’an. “Ini merupakan bagian sosialisasi dalam menggemakan ayat – ayat suci Al Qur’an. Agar tak kendor dalam menyampaikannya, diaplikasikannya dalam kehidupan sehari -hari,” ungkapnya.
Wakil bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan, S.Si seusai melantik kepanitiaan seleksi sekaligus membuka kegiatan tersebut, menuturkan, kegiatan ini untuk mencari di dapil dan kecamatan, tidak hanya santri atau kafilah itu dari pesantren, tetapi diberikan juga kesempatan di kecamatan atau kepala sekolah untuk mengusulkan peserta, baik itu Tilawatil Qur’an, tafsir dan sebagainya.
Dari STQ kabupaten Bandung ini, nanti akan ada juga STQ untuk tingkat Jawa Barat. Dikatakan Gun Gun, Minggu depan, di bulan Nopember 2020 ini, kabupaten Bandung akan mengirimkan 13 peserta yang mewakili Jawa Barat untuk MTQ tingkat Nasional di Kota Padang.
“Kedepan, rasa kepedulian dan kecintaan pada qori, dukungan pendanaan bisa lebih meningkat, Keberkahan dan syiar islamnya lebih jelas”, katanya.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan MTQ ditambah dengan Hadits. Tujuannya untuk menghasilkan seleksi yang bagus dan berkualitas, sehingga bisa menghasilkan yang terbaik bagi kabupaten Bandung.
Gun gun berharap, perhatian daerah tingkat kecamatan harus terus dilakukan dengan komunikasi. Bibit atau cikal bakal bisa muncul.
“Ini adalah keberkahan, sebab di tengah pendemi Covid – 19, selain dari segi anggaran terbatas dan menjadi patokan, tetapi kabupaten Bandung bisa melaksanakan STQ ini. Ini bagian ngamumule Al quran.” pungkasnya. (AP/FORMASNEWS.COM)











Komentar