RILIS – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) telah menetapkan KKN sebagai salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa didalam menyelesaikan beban Satuan Kredit Semester (sks) untuk jenjang pendidikan Strata Satu (S.1) dan merupakan program KKN yang terintegrasi dengan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dosen usulkan (KKN terintegrasi PkM).
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa menjadi bentuk nyata kontribusi universitas bagi masyarakat, industri, pemerintah daerah dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara ekonomi maupun sosial. Program KKN menuntut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa berperan aktif untuk mengetahui permasalahan yang ada, menemukan solusi dan menciptakan peningkatan keberdayaan masyarakat.
Terkait dengan hal ini sekelompok Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang yang tergabung dalam kelompok KKN nomor 127 yang memiliki judul “Workshop Mengoptimalkan Peran Guru PJOK dalam Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa” yang di bimbing oleh dosen bapak Fahrudin, S.Pd., MM. telah melakukan berbagai kegiatan untuk melaksanakan program KKN yang berkaitan dengan judul yang ada.
Fokus utama dalam penerapan kegiatan ini ialah bagaimana mahasiswa mampu membantu pihak sekolah terutama guru PJOK dalam peningkatan kebugaran jasmani siswa melalui berbagai pembuatan alat modifikasi yang dirancang untuk mempermudah dan mengoptimalkan kegiatan pembelajaran PJOK di sekolah mitra KKN. Alat yang diciptakan oleh kelompok mahasiswa dalam KKN ini ialah terdiri dari speed ladder, barbel, alat lompat gawang, alat bantu push up, dan satu alat utama yang memiliki 5 fungsi sekaligus.
Dengan di ciptakan nya alat modifikasi dalam pembelajaran PJOK disekolah terutama yang berkaitan dengan kebugaran jasmani siswa, diharapkan Guru tidak terhalang lagi adanya keterbatasan sarana dan mampu memaksimalkan alat dan media yang di modifikasi dalam proses pembelajaran pjok dan tercapai nya peningkatan kebugaran jasmani pada Siswa di sekolah. (rls)










