oleh

Ratusan Kendaraan Diputarbalikkan, Jajaran Polres Cirebon Kota Jaga Pos PAM Kedawung

CIREBON, (cirebonbagus.id).-Diperkirakan arus mudik lebaran tahun ini, para pemudik yang nekad menerobos petugas dan melanggar larangan mudik, malam ini akan memasuki wilayah Cirebon, diantaranya wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan memimpin langsung proses penyekatan malam ini, Minggu (09/05/2021) malam.

Dalam penjelasannya Kapolres cirebon Kota AKBP Imron Ermawan menyampaikan, bahwa kegiatan ini dalam rangka, mengantisipasi arus mudik. Walaupun sudah dilarang oleh pemerintah, namun ada masyarakat yang memahami serta mengikuti anjuran himbauan pemerintah, untuk tetap tinggal di rumah dan tidak mudik. Tapi juga tidak sedikit dari masyarakat yang nekad melaksanakan mudik baik dengan kendaraan roda empat maupun sepeda motor dan menerobos petugas.

Baca Juga  Skandal Korupsi RTH Kota Bandung: KPK Tuntut Herry dan Kadar 4 Tahun, Tomtom 6 Tahun

“Kita di Pos Kedawung ini, merupakan akses pintu masuk menuju ke Jateng. Sehingga kita mencoba memutar balikkan kembali para pemudik tersebut. Tentunya dengan himbauan yang humanis,” ujar Kapolres AKBP Imron Ermawan.

Kapolres menambahkan, saat ini arus para pemudik khususnya sepeda motor dengan letter B dan luar Cirebon mulai banyak, serta terdapat peningkatan 70% dan mendominasi diperkirakan mencapai 800 unit kendaraan melintas di Pos Pam Kedawung.
“Ini merupakan kerawanan penyebaran Covid-19. Yang seharusnya dalam penanganannya menjadi tanggung jawab kita bersama dan dilandasi iman dan taqwa serta kesadaran diri. Untuk menjaga diri dan menjaga keluarga artinya Jangan mudik,” tutur AKBP Imron Ermawan.

Baca Juga  Dua Spesialis Pencurian Toko Berhasil Diringkus Polresta Bandung

“Dalam penyekatan ini, petugas memeriksa lebih dari 600 unit kendaraan dan memutar balikkan kendaraan roda 4 sekitar 30 unit kendaraan dan untuk sepeda motor kurang lebih 500 unit,” pungkas IPTU Ngatidja, Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota. (Robi/CIBA)

Komentar

News Feed