CIREBON — Dinas Kesehatan Kota Cirebon mengusulkan hingga 60.000 vaksin Covid-19 bagi masyarakat setempat. Sejauh ini, tenaga kesehatan menjadi prioritas utama penerimanya.
Kepala Dinkes Kota Cirebon, Edy Sugiarto menyebutkan, rencananya vaksin diberikan pada Januari 2021. Jumlah vaksin yang diterima sesuai usulan setiap daerah.
“Jumlah vaksin Covid-19 akan diberikan sesuai jumlah yang diusulkan di tiap daerah dan Kota Cirebon mengusulkan 30.000-60.000 vaksin,” ungkapnya.
Waktu pemberian vaksin Covid-19 pada Januari mendatang berbarengan dengan vaksin pneumonia bagi bayi. Pada tahap awal, vaksin Covid-19 sendiri akan diberikan kepada para nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemi.
Namun begitu, tak semua nakes memperoleh vaksin. Terdapat kriteria yang harus terpenuhi sebelum menerimanya.
“Nakes yang mendapat vaksin yakni yang non comorbid (tanpa penyakit penyerta),” terangnya.
Pihaknya sejauh ini mengantongi data sebanyak 102.700 nakes. Dari jumlah itu, akan disaring setiap nakes non comorbid sebagai yang berhak menerima vaksin.
Secara umum, pihaknya masih mengumpulkan data penerima vaksin, dengan berkoordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.
“Kami siapkan data dan logistik untuk menerima vaksin Covid-19 sekaligus pendistribusiannya,” ujarnya.
Dia memastikan, vaksin Covid-19 sudah melalui serangkaian uji coba di Bandung dan hasilnya dipastikan aman untuk digunakan. Meski begitu, dia tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 melalui langkah 3M (mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan).
Sampai kini, sedikitnya 1.475 kasus Covid-19 di Kota Cirebon. Dari jumlah itu, 56 orang meninggal dunia, 709 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri, dan 710 orang pulih.(erika lia)











Komentar