oleh

Ribuan Rumah Warga di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

BANDUNG, Ekpos.Com — Ribuan rumah di empat kecamatan di Kabupaten Bandung, terendam Banjir dengan tinggi muka air beragam hingga 100 cm. Banjir dipicu salah satunya oleh hujan berintensitas tinggi pada Minggu (10/1/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat 4 kecamatan terdampak di wilayahnya, yaitu Kecamatan Soreang, Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang.

Dari keempat kecamatan, ada 8 desa atau kelurahan terdampak Banjir yaitu Desa Cincin(Kecamatan Soreang), Desa Dayeuhkolot dan Kelurahan Pasawahan (Dayeuhkolot), Kelurahan Baleendah dan Andir (Baleendah), Desa Bojongsoang, Bojongsari dan Tegaluar (Bojongsoang).

Baca Juga  Jajaran Polsek Arcamanik Polrestabes Bandung Launching Komunitas Tohaga Lodaya KB

Data BPBD Kabupaten Bandung per Senin (11/1/2021), pukul 06.00 WIB, sebanyak 20.409 KK atau 66.400 jiwa terdampak Banjir ini. Sementara jumlah pengungsi masih dalam pendataan petugas.

Berikut ini rincian sementara jumlah warga terdampak di tiga kecamatan, antara lain Kecamatan Dayeuhkolot 8.719 KK/ 26.078 Jiwa, Baleendah 9.208 KK/ 33.252 Jiwa dan Bojongsoang 2.482 KK/ 7.070 Jiwa. Sedangkan di Kecamatan Soreang, petugas masih melakukan pendataan.

Baca Juga  Antusiasme Puluhan Ribu Warga Bali Ikut Jalan Sehat Prabowo

Kerugian materiil, total sementara di tiga kecamatan rumah terendam 10.572 unit, sekolah 28 dan tempat ibadah 46.

Saat ini tinggi muka air (TMA) masih terjadi di Kecamatan Baleendah 100 cm, Dayeuhkolot 90 cm, Bojongsoang 70 cm, sedangkan Soreang telah surut.

Kabupaten Bandung merupakan wilayah denganan langganan Banjir dengan potensi Banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 29 kecamatan dengan potensi bahaya tersebut, di antaranya keempat kecamatan yang mengalami banjir.

Baca Juga  Bantu Penanganan Covid-19, Mall BTM Bagikan APD Untuk IDI Kota Bogor

Untuk itu,  masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga, khususnya di tengah puncak musim hujan yang masih akan terjadi hingga Februari 2021. Masyarakat dapat menggunakan aplikasi Info BMKG untuk mengetahui prakiraan curah hujan hingga tingkat kecamatan.**

Komentar

News Feed