CIREBON KOTA – Kesungguhan dan komitmen TNI-Polri-Pemkot Kota Cirebon terkait pelaksanaan PPKM Darurat, disikapi dengan penuh rasa tanggungjawab. Para petinggi TNI-Polri juga Walikota Cirebon, sangat berharap masyarakan bisa memiliki kesepahaman yang sama, bahwa Covid-19 itu ada dan nyata adanya.
Hari ini pos penutupan PPKM Darurat mendapatkan tambahan kekuatan dari jajaran TNI AD, khususnya dari Batalyon Arhanud-14/PWY dan Brimob Detasemen C Polda Jabar. Guna mendukung pelaksanaan PPKM Darurat, dengan di tempatkan ke pos penutupan yang strategis, Minggu (11/07/21).
Di tempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan hal tersebut, “Ya, hal itu benar adanya. Sebuah back up dari Batalyon Arhanud-14/PWY dan Brimob Detasemen C Polda Jabar,” ungkapnya.
“Saya menekankan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi dan aturan harus ditegakkan, Kami bukan musuh masyarakat. Justru kami, sangat mencintai masyarakat. Kami harapkan dengan pelaksanaan PPKM Darurat yang benar maka laju perkembangan Covid-19 segera bisa dikurangi,” katanya.
“Semua tahu begitu tingginya angka perkembangan Covid-19 pada pertumbuhan harian dan situasi di rumah sakit saat ini, harus ditangani bersama-sama melalui kesadaran. Kepatuhan dari seluruh pemangku kepentingan dan seluruh pihak sehingga program ini, bisa berjalan dengan baik. Disinilah kami hadir sinergitas TNI-Polri, hadir untuk rakyat dan bersama dengan rakyat,” tegas AKBP Imron.
“Saat ini, pasukan dan kendaraan khusus dari kedua kesatuan tersebut diletakkan di pos penutupan Kedawung. Guna memback up jalur provinsi menuju arah ke Jawa Tengah dan menuju arah ke Kabupaten Indramayu,” tutup Iptu Ngatidja, S.H., M.H., Kasi Humas Polres Cirebon Kota.
(Mar/korankabarnusantara.co.id)








