oleh

Ketua KPAD Bekasi Bakal Dirikan Rumah Tahfidz Al-Qur’an

  • Ketua KPAD Bekasi, Dadang Lesmana

Kabupaten Bekasi– Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi, Dadang Lesmana letakan batu pertama pembangunan pondok pesantren Tahfidz Al-Qur’an Al Huda di Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Tidak hanya mencintai anak-anak, Dadang juga mempunyai jiwa rohani yang sangat tinggi sehingga membuat dirinya mendukung pembangunan Ponpes RTQ Tahfidz Al-Qur’an.

“Peletakan batu pertama Rumah Tahfidz Qur’an Al Huda ini didirikan sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat agar nilai ke agamaan dilingkungan ini tumbuh,” ucap Ketua KPAD Kabupaten Bekasi sekaligus Tokoh Agama, Dadang Lesmana, (11/9).

Baca Juga  Tim KBMI CINGDAS Unsika menjadi peserta KMI EXPO XII di Universitas Brawijaya Malang

Selain menjabat sebagai ketua KPAD, ia juga memiliki gelar Ustad itu menginginkan generasi penerus agama dapat menghafal Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Selain menghapal Al-Qur’an para santi juga bakal diberikan pelajaran Formal sebagai mestinya sekolah,” ujarnya.

Perlu diketahui, Dadang mendirikan Ponpes tersebut membuat keluarganya kagum bahkan menurut pengakuan saudaranya, disalah satu anggota Esa Asa Kita dan DPD F-Golkar, Iis Resnawati merasa sangat terkejut saat diberitahukan peletakan batu pertama.

Baca Juga  Mahasiswa KKN 2021 Unsika Menggelar Kegiatan Sosialisasi Penggunaan Exact Solver

Jadi tidak salah Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja memilihnya sebagai Ketua KPAD Kabupaten Bekasi.

“Targetan kami anak-anak bisa menghapal Al-Qur’an dan mengembangkan potensi yang ada didalam diri para santri. Jadi, mereka (santri-red) ketika sudah keluar dari Ponpes ini dapat mengamalkannya ilmu agama yang kami berikan ditengah-tengah masyrakat,” katanya.

Bagi masyarakat yang tidak mampu tetapi ingin anaknya belajar ilmu agama, kata dia, kita telah menyiapkan pendidikan gratis di RTQ Tahfidz Al-Qur’an untuk katagori anak yatim dan duafa.

Baca Juga  HARDIKNAS 2023 Uu Ruzhanul: Merdeka Belajar untuk Kebebasan Insan Pendidikan Berkreasi

“Bagi orang-orang yang tidak mempunyai biaya dan serius ingin menyekolahkan anaknya dibidang ilmu agama, tetap akan kami prioritaskan ditempat ini,” tandasnya. (Bisri / Beksiindonesianews.com)

Komentar

News Feed