oleh

Hilang Selama 6 Hari, Warga Percaya Ujang Diculik Makhluk Gaib

PURWAKARTA – Keberadaan Ujang Abidin (45) masih menjadi misteri. Dia hilang sejak Kamis (7/1/2021) pekan lalu, di Kampung Pasirmuncang, Ujung Aspal, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta

Ujang Abidin merupakan warga Kampung Tanjak Nangsi, Desa Raharja, Kecamatan Wanayasa. Ada spekulasi, pria tersebut dipercaya warga hilang akibat diculik dan disembunyikan mahluk gaib.

Sebagian orang lagi menduga dia tersesat di hutan atau jatuh di Gua peninggalan zaman dahulu. Terakhir, pria yang akrab disapa Ujang Goler itu diketahui main ke lokasi wisata Ujung Aspal.

Sejumlah warga menyebutkan bahwa dia pergi bersama kedua temannya. Mereka masuk ke lokasi wisata sudah dalam kondisi tidak seperti orang normal.

Baca Juga  Bantah Pelaku Utama Korupsi RTH, Tomtom Ngaku Perannya Cuma Membantu Edi Siswadi dan Terima Uang Rp 350 Juta

“Sekitar pukul 13.00 WIB mereka masuk ke area gua yang masih di lokasi wisata Pasir Langlang Ujung Aspal ini. Baru juga beberapa saat di dalam gua, Ujang mengajak 2 orang rekannya kembali untuk keluar goa dengan alasan tidak kuat,” jelas warga yang enggan disebutkan namanya itu, Selasa (12/1/2021).

Saat di sebuah warung yang ada di sekitaran lokasi wisata, tambah dia, korban bertingkah seperti orang kesurupan dan mengacak ngacak sampah.

“Korban kayak yang kesurupan gitu, ngacak-ngacak sampah dan sesekali terlihat mengambil sisa makanan dalam sampah tersebut dan dimakan,” katanya.

“Peristiwa itu langsung ditegur oleh kedua rekannya itu. Mungkin Karena mendengar teguran ataupun apa, si korban langsung pergi berjalan menuju ke arah lokasi goa yang baru mereka masuki,” jelasnya.

Baca Juga  5 Cara Merawat Gigi, Agar Tetap Sehat

Tokoh masyarakat di Wanayasa, Dani Hamdan Mubarok menilai, bukan tidak mungkin Ujang Goler kemungkinan disembunyikan makhluk gaib. Pasalnya, daerah tersebut masih hutan dan bisa dibilang masih rawan.

“Kemungkinan disembunyikan makhluk gaib bisa saja. Namun, jika disembunyikan makhluk gaib ada batasnya, paling satu atau dua hari saja,” jelas Kepala Desa Sumurugul di Kecamatan Wanayasa itu.

“Segala kemungkinan bisa terjadi, pasalnya daerah itu kan masih hutan. Jadi bisa disembunyikan makhluk gaib atau terjatuh dan mungkin dimangsa hewan buas,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Wanayasa, AKP Darmaji mengatakan, pencarian korban pada Selasa (12/1/2021) ini melibatkan 9 tim untuk menyisir Gunung Sunda Kiara Pedes dan 1 lubang Goa Jepang.

Baca Juga  Ikut Wujudkan Pemilu Damai dan Bermartabat, SMSI Pusat Audensi dengan Kompolnas

“Tadi tim SAR gabungan sudah memeriksa ke dalam gua tersebut dengan keadalam 150 meter, namun masih nihil,” jelasnya.

Saat ini, kata Darmaji, cuaca di lokasi mulai gerimis dan kemungkinan pencarian dilanjutkan esok hari. Pencarian pun kemungkinan bakal dilanjutkan esok hari.

“Berdasarkan laporan dari keluarga korban, pakaian yang dikenakan korban sebelum pergi yakni switer warna biru tua dan celana loreng pendek, mengenakan sandal jepit,” katanya.

“Untuk ciri-ciri fisik korban yakni, kulit sawo matang, bibir ada bekas luka, tangan dan sebagian besar badannya bertato,” papar Darmaji.(Gigin Ginanjar/Jabarnews.com)

 

Komentar

News Feed