BANDUNG,- Pangdam III/Slw, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menyatakan siap melibatkan prajuritnya membantu Pemerintah Daerah dalam menerapkan PPKM dalam penanganan Covid-19 di Jawa Barat.
Penegasan Pangdam ini dikemukakannya saat mengikuti Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 di Jawa Barat yang diikuti Gubernur, Kapolda dan unsur terkait lainnya di Mapolda Jabar, Senin (11/1-2021).
“TNI akan membantu Polri, Satpol PP dan Tim kesehatan yang ditugaskan di setiap Posko di setiap Kota dan Kabupaten yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), ” ucap Panglima.
Menurut Pangdam, dalam penanganan Covid-19 harus solid, sesuai arahan dari Menko Maritim. “Jadi, kita buat lagi penyekatan di setiap daerah agar bisa ditekan penularannya,” tegas Pangdam III.
Gubernur Emil
Sementara, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil menjelaskan di wilayah tugasnya ada 6 Kota/Kabupaten yang masuk zona merah, masing-masing Karawang, Ciamis, Garut, Kota/Kabupaten Bekasi dan Depok.
“Di antara ke 6 Daerah itu, Kab. Karawang telah 5 minggu berturut-turut berada di zona merah. Karena itu, untuk kabupaten tersebut penerapan PPKM mungkin lebih lama untuk mencegah lebih luasnya, penularan, ” tegas Emil.
Kang Emil pun berterima kasih khususnya kepada TNI dan berbagai pihak atas dukungannya menyediakan fasilitas dan gedung untuk tempat penanganan Covid-19.
“Bahkan Secapa TNI AD Hegarmanah telah disiapkan untuk tempat perawatan bagi pasien positif Covid 19 dengan gejala ringan sehingga mengurangi beban rumah sakit, ” ucap Kang Emil. (Elly Susanto/indoartnews.com)











Komentar