oleh

Agung Mantan Dirum PDAM Akan Jadi Saksi Kasus Korupsi Utang PDAM ke PJT II Purwakarta di Tipikor Bandung

Bandung, Kabarsebelas.com – Mantan Direktur Umum PDAM Tirta Tarum Karawang, Agung Wisnu Indrajati siap menjadi saksi dipersidangan kasus korupsi utang PDAM Tirta Tarum kepada PJT II Purwakarta, di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu 13/1/2021.

Agung yang merupakan mantan terpidana kasus korupsi PDAM pada Oktober 2013 siap akan menjawab semua pertanyaan yang di berikan oleh majelis Hakim nanti.

Agung sudah hadir sejak pukul 09.00 WIB dan terlihat sedang berbincang bincang santai dengan mantan pengacaranya dulu, yaitu Asep Agustian SH MH yang secara kebetulan kini menjadi pengacara salah satu terdakwa PDAM, Novi Farida.

Baca Juga  Polrestabes Bandung Tangkap Pelaku Pembobolan ATM Yang Meresahkan Warga

Berdasarkan keterangan Asep Agustian SH MH, kehadiran Agung di Pengadilan Tipikor Bandung hari ini adalah sebagai salah satu saksi yang akan meringankan kliennya terdakwa Novi Farida. Pasalnya, sebagai salah satu mantan petinggi PDAM Karawang, Agung pasti mengetahui seluk beluk kinerja Novi Farida.

Dalam perbincangannya dengan Asep Agustian, Agung mengaku akan menjawab setiap pertanyaan majelis hakim nanti dengan normatif tanpa ada beban.

Baca Juga  Kajari Berganti, Forkopimda Kota Bandung Harus Tetap Solid

“Apapun yang ditanya dalam sidang, kita mah jawab normatif saja, jawab apa adanya,” tutur Agung.

Sementara berdasarkan informasi, agenda sidang ketujuh kasus korupsi utang PDAM ke PJT II ini rencananya akan menghadirkan 11 orang saksi.

Bukan hanya itu, Pengadilan Tipikor Bandung rencananya juga akan menghadirkan ketiga terdakwa di ruang persidangan (kehadiran terdakwa tidak lagi secara virtual seperti sidang-sidang sebelumnya).

Baca Juga  Binmas Polsek Ciparay Polresta Bandung Himbau Warga Terapkan Prokes 5M

Namun hingga pukul 10.00 WIB, baru terpantau dua terdakwa yang hadir, yaitu terdakwa Tatang Asmar dan Novi Farida. Sementara terdakwa Yogie Patriana Alsyah belum terlihat nampak batang hidungnya dalam pantauan awak media.(red)

Komentar

News Feed