KARAWANG-Pembangunan taman bundaran di jalan Interchange Kecamatan Telukjambe Timur yang dikerjakan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Karawang diduga mangkrak. Pasalnya, dibangun pada tahun 2019, namun sudah memasuk bulan ke 10 di tahun 2020, belum terlihat ada progres melanjutkan kembali proyek.
Hal itu diungkapkapkan pemerhati Pemerintah Kabupaten Karawang Asep Agustian, S.H, M.H. Atas hal itu juga, ia menyoroti dan sebut kinerja DPRKP terlebih Bidang Taman, terkesan melehoy.
“Pembangunan taman bundaran di depan Novotel Karawang Barat kok gak ada kelanjutannya sih, ataukah mangkarak? padahal pembangunan sudah dimulai tahap I sejak tahun 2019, ini bagaimana dengan DPRKP Bidang taman tanggung jawabnya, jangan terkesan melehoy dong,” ujar pria yang akrab disapa Askun, saat diwawancara BeritaNet.com, melalui telepon Selullernya, Selasa (13/10).
Menurut Askun seharusnya Dinas terkait memprioritaskan program pembangunan tersebut, pasalnya program dibangun di wilayah sentral Kota Karawang yaitu sebagai muka Kabupaten Karawang.
“Perencanaan pembangunan yang kurang baik sehingga kegiatan pembangunan tersebut lama diselesaikan, bukan hanya disanah banyak pembangunan yang terkesan mangkrak,” jelasnya.
“Jangan persoalan refocusing anggaran karena Covid-19 dijadikan alasan, di anggaran perubahan tahun ini masih bisa kok untuk diselesaikan,” imbuhnya.
Maka dari itu Askun meminta kejelasan DPRKP atas kegiatan protek tersebut kapan akan diselesaikan pembangunannya, jangan sampai hal tersebut menjadi ganjalan RPJMD periode Cellica/Jimmy.
“DPRKP harus bertanggung jawab atas hal itu, segera selesaikan pembangunan mumpung masih ada waktu periode Cellica/Jimmy,” tandasnya.











Komentar