KARAWANG-16 anggota PSM Kecamatan Jatisari belum cair bantuan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, norek penerima belum aktif. Sehingga ada keterlibatan pencairan. Hal tersebut disampaikan Darto Iskandar ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat Kecamatan Jatisari,Jumat (13/11/2020) di Aula Kantor Camat Jatisari.
Selaku Ketua IPSM Kecamatan Jatisari,Darto Iskandar sudah menginformasikan agar norek penerima bansos di aktifkan. Namun ada beberapa calon penerima bansos tidak aktif nomor rekening sehingga terlambat menerima bansos BPJS Ketenagakerjaan.
“Desa Cirejag 3 orang, Cikalongsari 3 , orang, Jatiragas 3 orang, Jatibaru 1 orang, Pacing 2 orang ,Sukamekar 2 orang , Jatisari 1 orang, dan Kalijati 1 orang. Total yang belum menerima bansos 16 orang PSM Kecamatan Jatisari, bukan 20 orang yang disampaikan oleh Ali Sumarno anggota PSM Desa Cirejag,”ujarnya pada siberindo.co, Jumat (13/11/2020)
Pencairan bansos yang sudah cair kata Darto. Bulan September-Oktober senilai Rp. 1.2 juta, perbulannya 600 ribu.
“Jadi bansos tersebut nilainya 600 ribu perbulannya. 1.2 juta itu untuk dua bulan yakni September-Oktober,”ungkapnya
Sementara untuk tahap ke dua lanjut Darto Iskandar, semuanya sedang menunggu pencairan untuk bulan November-Desember 2020.
“Kita juga lagi nunggu pencairan untuk dua bulan November-Desember. Sementara bagi yang tertinggal bulan September-Oktober tahap pertama. Apakah yang belum dapat bansos akan menerima atau tidak. Kita juga sebagai ketua IPSM tidak tahu. Sebab bukan kewenangan kita,”pungkasnya (Dede Jaenudin/Beritajabar.net)











Komentar