oleh

Di Kersamanah Garut, Hoerudin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

KAB. GARUT, – Kemanusiaan dan keadaban merupakan dua konsep yang sangat penting dalam spirit kebangsaan Indonesia, yaitu bahwa setiap warga negara harus memiliki martabat, kesetaraan, dan hak-hak asasi yang sama, serta hidup dalam masyarakat yang beradab dan beretika.

Hal itu disampaikan Anggota MPR RI Muhammad Hoerudin Amin saat dirinya menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dihadapan warga Kersamanah Kabupaten Garut Sabtu, 13 Desember 2025 (sore).

Kegiatan sebagai media Sosialisasi Dapil (Sosdap) MPR RI itu mengupas terkait Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Masih dikatakan Hoerudin yang merupakan anggota Komisi X DPR RI, kemanusiaan dan keadaban merupakan dua konsep yang sangat penting dalam spirit kebangsaan Indonesia.

Baca Juga  Jaling Perum Cikampek Baru Balonggandu Jatisari Karawang Biaya APBD Karawang Program Dinas PRKP Karawang

“Kedua konsep ini terkandung dalam Sila Kedua Pancasila, yaitu “Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab,” jelasnya.

Terkait konsep Kemanusiaan, diterangkan legislator Fraksi PAN ini, bersinggungan dengan martabat manusia. Bahwa kemanusiaan mengandung konsep bahwa setiap manusia memiliki martabat dan hak-hak asasi yang harus dihormati.

Begitu juga dari konsep kemanusiaan terkandung kesetaraan.

“Kemanusiaan juga mengandung konsep kesetaraan, yaitu bahwa setiap manusia memiliki nilai yang sama dan harus diperlakukan dengan adil,” ujarnya.

Baca Juga  Puluhan Warga Terjaring Operasi Yustisi Polsek Kertasari Polresta Bandung

Ada pula terkandung sebuah konsep kemanusiaan universal. Dimana disebutkannya kemanusiaan mengandung konsep bahwa setiap manusia memiliki hak-hak asasi yang sama, tanpa memandang ras, agama, atau kebangsaan.

Lain hal dengan keadaban, Hoerudin menjelaskan bahwa keadaban mengandung konsep peradaban, yaitu bahwa manusia harus hidup dalam masyarakat yang beradab dan beretika. Serta keadaban juga mengandung konsep moralitas, yaitu bahwa manusia harus memiliki nilai-nilai moral yang tinggi dan menjalankan perbuatan yang baik.

“Tak hanya itu, keadaban juga mengandung konsep toleransi, yaitu bahwa manusia harus dapat menerima dan menghormati perbedaan-perbedaan yang ada,” urainya.

Baca Juga  12 & 13 Januari Ada Rekayasa Lalin ke Masjid Al Jabbar

Karena itu, kemanusiaan dan keadaban selaras dengan spirit kebangsaan Indonesia. Dimana dalam sila Persatuan Indonesia yakni kemanusiaan dan keadaban merupakan dasar bagi persatuan Indonesia, yaitu bahwa setiap warga negara harus memiliki rasa persatuan dan kesatuan.

“Bahwa kemanusiaan dan keadaban juga mengandung konsep keadilan sosial, yaitu bahwa setiap warga negara harus memiliki hak-hak asasi yang sama dan diperlakukan dengan adil. Begitu pula kemanusiaan dan keadaban juga mengandung konsep demokrasi, yaitu bahwa setiap warga negara harus memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan,” pungkasnya. (*lj)

News Feed