oleh

GMBI Sumedang Salurkan Bantuan Logistik Kepada Korban Bencana Longsor di Desa Cihanjuang

SUMEDANG, – Ketua Distrik Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Sumedang Yudi Tahyudin Sunardja didampingi Koordinator tim relawan penanggulangan bencana 133 LSM GMBI, Tito Aditya menyatakan, telah manampung bantuan logistik yang siap disalurkan kepada korban bencana longsor di desa Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (14/01/2021).

“Peran GMBI Distrik Sumedang terhadap penanggulan bencana longsor di Cimanggung terus di optimalkan, mulai dari penerjunan tim relawan evakuasi untuk bergabung dengan tim SAR lainnya hingga penyaluran bantuan logistik kepada korban terdampak longsor,” ujar Yudi.

Yudi yang juga penanggungjawab tim relawan 133 GMBI mengatakan, bahwa pada hari ke 5 pasca longsor di masa tanggap darurat bencana, pihaknya telah menerima bantuan logistik dari tiap distrik berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat termasuk dari GMBI distrik kota Bandung yang baru saja dititipkan di Posko penanggulanan bencana longsor GMBI Sumedang.

Baca Juga  Bumbu Sate Maranggi Kini Tersedia Dalam Kemasan Syantik

“Aksi sosial yang dilakukan GMBI Sumedang, merupakan peranserta bentuk dukungan bahkan kepedulian terhadap penanggulangan bencana longsor yang terjadi di Cimanggung,” terangnya.

Menurut Yudi, GMBI Sumedang melalui tim relawan 133 akan terus hadir memberikan kontribusi hingga proses tanggap darurat bencana longsor dinyatakan selesai oleh pemerintah daerah (pemda).

“Mudah mudahan aksi sosial yang dilaksanakan menjadi ladang amal ibadah kebaikan. Terlebih, dapat di apresiasi positif oleh warga terdampak korban bencana longsor,” tandas Yudi.

Baca Juga  Pangdam III/Siliwangi Dampingi Kepala BNPB, Tinjau Bencana Longsor

Sementara itu, Ketua tim relawan 133 GMBI Distrik Sumedang, Tito Aditya mengakui, sejak sehari pasca terjadi longsor tim relawan 133 GMBI langsung terjun ke lokasi longsor guna membantu proses evakuasi korban bersama tim SAR gabungan lain.

“Setiap harinya, kami menerjunkan sedikitnya 30 orang di lokasi longsor yang bergabung langsung dengan tim SAR lain guna membantu proses pencarian korban. Bahkan, terdapat 25 orang yang disiagakan berada di Posko bencana GMBI Sumedang,” kata Tito.

Baca Juga  Peduli Kesehatan Masyarakat Personil Brimob Polda Jabar Bagikan Masker

Diketahui, sambung Tito, hingga hari ke 5  terdapat 19 orang masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

“Hingga hari ini, berdasarkan informasi dari petugas dilapangan bahwa  jumlah korban yang berhasil ditemukan sebanyak 24 orang. Sehingga korban yang masih dalam pencarian sebanyak 16 orang. Data yang kami terima setiap harinya terus berkembang,” ujar Tito.

Selain itu, terang Tito, adapun keperluan yang dibutuhkan bagi korban terdampak terutama di tempat pengungsian selain sembako diantaranya, tikar, pakaian dalam, alat kebersihan, keperluan mandi, susu bayi dan buah buahan. (Abas)

Komentar

News Feed