oleh

Warga Desa Legok Indramayu Mengeluhkan Jalan Rusak Parah

Indramayu – Masyarakat pemakai ruas Jalan di Desa Legok, Blok Kolot , Lohbener, Kabupaten Indramayu Jawa Barat mengeluhkan kondisi jalan desa tersebut yang rusak di beberapa ruasnya. Akibat curah hujan yang tinggi, jalan penghubung tersebut digenangi air di banyak titik, sehingga menyebabkan potensi kecelakaan.

Ruas jalan sekitar 2 kilometer itu digenangi air setinggi 10 cm sampai 15 cm tergantung lubangnya. Jika ban motor pengendara tepat mengenai lubang yang cukup dalam, potensi kecelakaan cukup besar. Hal inilah yang membuat pengguna jalan harus waspada dan hati-hati.

“Ini Bahaya banget kalau dilewati,” ungkap Rizqi, salah satu warga setempat yang ditemui tim siberindo pada Ahad (13/6/2021) pagi.

Ruas jalan ini merupakan akses bagi warga Desa Legok dan sekitarnya menuju jalan Pantura.. Jalan tersebut juga akses masuk yang paling mudah untuk masyarakat yang mau ke desa tersebut.

Berdasarkan pantauan tim siberindo, jalan yang rusak dan berlubang kini menjadi ciri khas baru Indramayu. Sebab saat musim penghujan, aspal-aspal yang merekatkan batuan jalan sangat mudah terkelupas. Sehingga menyisakan lubang dan memunculkan lumpur dari bawah.

Baca Juga  Hak Jawab Narasumber Harus Terlayani Demi Keberimbangan

“Dimana-mana memang ada jalan rusak kalau hujan. Mungkin kualitas aspalnya sangat buruk,” uangkap Rizqi.

Dia juga meminta agar kepala desa yang baru terpilih bisa menyampaikan keluhan masyarakat desanya kepada pemerintah daerah Kabupaten Indramayu untuk segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab jalan tersebut merupakan sarana bagi aktivitas perekonomian warga. (tanganrakyat.id)

News Feed