oleh

KPU Terima Dokumen Pemeriksaan Kesehatan Balonkada di Jabar

BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari kabupaten/kota penyelenggara Pilkada Serentak 2020 di Jabar menerima dokumen kesehatan 22 pasang bakal calon kepala daerah (balonkada) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Sabtu (12/9/2020).

Sedianya, ada 25 pasangan balonkada di Jawa Barat. Namun, tiga pasangan balonkada lainnya dari Kabupaten Karawang diperiksa kesehatannya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, sesuai rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Komisioner KPU Jawa Barat Nina Yuningsih mengatakan dokumen kesehatan ini akan menentukan apakah balonkada tersebut memenuhi syarat atau tidak dari tiga aspek kesehatan, yakni jasmani, rohani dan narkotik.

Baca Juga  DPD RI Apresiasi Jabar Menangani COVID-19 di Pesantren

“Kalau hanya satu syarat kesehatan saja yang terpenuhi, dia tidak memenuhi syarat (mengikuti pilkada). Semua harus memenuhi syarat kesehatan secara umum, jiwa, jasmani, narkotik,” ujar Nina di RSHS.

Menurut Nina, hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim pemeriksa dari RSHS ini akan dibahas dalam rapat pleno masing-masing kabupaten/kota pada Sabtu malam. Kemudian pada Minggu hingga Senin (13-14/9/2020) dokumen kesehatan itu akan diserahkan kepada balonkada.

Baca Juga  Puluhan Warga Bojongpicung Cianjur Reaktif Corona

“Ada yang beda dengan tahun lalu, karena harus ada pemeriksaan COVID-19. Bedanya itu saja,” katanya.

Setelah tahapan pemeriksaan kesehatan, balonkada tersebut diwajibkan melengkapi persyaratan administrasi pada 14 – 16 September 2020.

“Dari tanggal 6 sampai 12 September kami melakukan penelitian dan verifikasi terhadap persyaratan pencalonan,” ujar Nina.

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daeerah di Jawa Barat Erwan Martanto mengatakan ada 22 balonkada dari tujuh daerah yang dokumen kesehatannya diserahkan hari ini. Tujuh daerah itu diantaranya Kota Depok, Kabupaten Cianjur, Bandung, Sukabumi, Indramayu, Tasikmalaya dan Pangandaran.

Baca Juga  Ridwan Kamil Nilai Vaksinasi COVID-19 sebagai Bentuk Bela Negara

“Semua balonkada melakukan pemeriksaan selama dua hari, setelah menjalani pemeriksaan PCR dan hasilnya negatif, mereka bisa melanjutkan pemeriksaan kesehatan lainnya,” ujar Erwan. (Terasjabar.co)

Komentar

News Feed