BANDUNG – Keberadaan RW05 Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung yang ditetapkan sebagai RW Siaga Covid-19 diharapkan mampu menjaga semangat masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap melakukan berbagai upaya pencegahan dan antisipasi penularan virus.
“Pencegahan penularan virus corona perlu dilakukan secara terus menerus dalam waktu yang cukup lama. Terkadang masyarakat pun merasa jenuh. Harapannya, keberadaan RW Siaga ini bisa terus menjaga semangat masyarakat untuk tetap melakukan berbagai antisipasi dan upaya pencegahan,” kata Ketua RW 05 Warung Muncang Beat di Bandung, Kamis (15/10).
Dia mengatakan berbagai upaya yang sudah rutin dilakukan oleh masyarakat untuk pencegahan penularan Covid-19 di antaranya edukasi protokol pencegahan penularan virus dan penyemprotran disinfektan secara rutin satu pekan sekali serta menerapkan (3M 1T) Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Tidak Berkerumun,ungkapnya.
Untuk kebutuhan edukasi, Beat mengatakan ada keterlibatan dari salah satu sekolah tinggi kesehatan yang kemudian membantu memberikan sosialisasi ke masyarakat mengenai virus corona, khususnya tentang penularan dan pencegahan.
“Harapannya, masyarakat benar-benar memahami apa itu COVID-19. Dengan paham, maka mereka pun bisa melakukan upaya pencegahan dan antisipasi,” kata Beat yang menyebut di RW05 sempat ada satu warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan setelah melakukan isolasi selama 14 hari dinyatakan sehat.
sementara itu, H. Udin Warga RT 06 RW 05 Kelurahan Warung Muncang Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung ketika diminta komentarnya tentang pencegahan wabah COVID -19 mengemukakan, “Saya selaku Warga dan Kepala Keluarga tetep mengikuti anjuran Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan (3M 1T) dengan membiasakan, Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak, serta Tidak Berkerumun.
“saya berharap Pandemi Virus Corona segera selesai tanpa adanya korban kembali”jelas H.Udin. Seraya menambahkan, Pemerintah Pusat khususnya Pemerintah Kota Bandung cepat tanggap dalam penanganan wabah Covid-19 ini, terutama mengenai penyaluran bantuan supaya tepat sasaran, ungkap nya.
H.Udin Menuturkan, “saya memiliki usaha jual/beli tong dan toren di Jl.Soekarno Hatta Bandung.” Ditengah Pandemi Covid-19 ini lanjut H.Udin, omset penghasilan jualan saya pun berkurang sebelum pandemi, dalam 1 hari mencapai 40 hingga 50 tong/toren terjual, Ditengah Pandemi saat ini hanya 20 tong/toren terjual. “Saya tetap bersyukur kepada Allah SWT masih di beri kesehatan serta masih bisa mencukupi untuk makan keluarga meskipun omset jualan berkurang”keluh H.Udin.
Diakhir pembicaraannya, H.Udin mengatakan, terima kasih juga kepada Pemerintah Pusat Khususnya Pemerintah Kota Bandung yang susah payah bekerja ekstra dalam penanggulangan Wabah Corona ini dengan memberikan bantuan-bantuan baik berupa sembako maupun uang tunai, “mudah-mudahan Pandemi Covid-19 ini segera berakhir,”harap. H.Udin.
(Akbar/jurnalisnews.com)











Komentar