Sumedang, Nuansarealitanews.com,-Setelah Viral Diberitakan Oleh Media Online Nuansarealitanews.com, Terkait pemberitaan edisi sebelumnya dengan judul ” Wow !!! Obat Kadaluarsa Dibiarkan Menumpuk Di Gudang Puskesmas Wado, Patut Untuk Dipertanyakan “.
Kini pihak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Drs. Dadang Sulaeman telah memerintahkan bagian Kasi Farmasi dan Alat Kesehatan yakni Dadan Mulyadan untuk melakukan kunjungan langsung ke Puskesmas Wado untuk menarik obat kadaluarsa tersebut, Pada hari Sabtu (10/10/2020).
Sebelumnya, dari hasil temuan tim awak media, Kamis (08/10/2020) lalu, gudang penyimpanan obat kadaluarsa tersebut diduga dibiarkan menumpuk dan terkesan dibiarkan terbuka begitu saja tanpa ada penguncian dan keamanan penyimpanan obat tersebut patut dipertanyakan, jadi siapapun orang yang lalu lalang pada jam kerja puskesmas bisa melihat dan masuk ke gudang obat kadaluarsa. Selain itu, gudang yang dipakai menurut informasi bahwa obat kadaluarsa itu disimpan di gudang bekas gedung KUA.
Ditemui di ruangannya (08/10/2020), dr. Eka Damayanti Swastika selaku Kepala Puskesmas Wado saat dimintai keterangan oleh tim awak media mengatakan Gudang bekas KUA itu memang milik Puskesmas Wado, gudang di puskesmas itu ada dua, untuk barang-barang bekas atau rusak itu juga ada gudangnya dan tentu saja untuk obat-obatan yang masih bisa dipakai atau digunakan kami pisahkan dengan obat yang sudah kadaluarsa.
“Mungkin Penyimpanan Obat kadaluarsa di Gudang Bekas KUA itu hanya sementara, dan selalu mengunci pintu obat kadaluarsa tersebut,” imbuhnya dr. Eka.
Ditemui terpisah, Dadan Mulyadan sebagai Kepala Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan menuturkan bahwa setelah mendapat informasi dari berita online, kemudian saya langsung diperintahkan oleh pimpinan Kadinkes untuk melakukan kunjungan ke Puskesmas Wado, pada Hari Sabtu (10/10/2020), hasil temuan memang ada sedikit kesalahan puskesmas wado itu menyimpan obat kadaluarsa itu gudangnya tidak terkunci, kalau obat itu sudah tidak bermasalah, karena obat tersebut itu boleh di tempatkan disitu karena obatnya sudah kadaluarsa.”tuturnya.
Kalau penelusuran saya, memang gudang KUA tersebut itu di sewa kalau ga salah mah katanya gitu.
“Obat tersebut pun akan dilakukan penghapusan pada minggu sekarang, jadi mulai besok semua obat yang kadaluarsa di beberapa puskesmas lainnya akan di tarik dilakukan penghapusan”. Tegasnya.
Dadan mulyadan pun berkilah bahwa penarikan obat itu sudah di jadwalkan dan di tentukan jauh – jauh hari dan akan di ambil keesokannya oleh Dinas atau sebagian di anterin oleh puskesmas melihat situasinya aja, bahkan sebelumnya dibuatkan jadwal untuk minggu ke 2 ke 3 bulan sekarang, karena di minggu ke 3 itu akan di lakukan pemusnahan oleh lembaga yang punya kewenangan untuk memusnahkan barang tersebut.
“SOP Puskesmas Wado itu sudah benar, cuma di proses penyimpanan nya saja, menyimpan tidak di tempat tertutup dan terkunci itu saja kesalahannya”. Tambahnya.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sumedang Dadang Sulaeman, belum bisa dimintai keterangan terkait obat-obatan yang sudah kadaluwarsa tersebut. Pasalnya, saat didatangi awak media ke kantornya yang bersangkutan tidak ada dintempat, lagi ada acara di luar.
Namun dibalik itu semua, Kalangan awak media mempertanyakan, kenapa Obat-obatan kadaluarsa itu bisa menumpuk begitu banyak di Puskesmas Wado.
$Tim/Nuansarealitanews.com)











Komentar