SUKABUMI, — Keinginan masyarakat agar anaknya dapat belajar tatap muka, secepatnya bisa teralisasi. Apalagi bagi siswa yang sekolahnya akan naik ke jenjang SMP, SMA, ataupun yang mau lulus. Hal itu diungkapkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi asal Partai Demokrat Deden Solehudin, saat dirinya melakukan kegiatan reses di daerah pemilihannya. Yakni, Kecamatan Gunungpuyuh dan Warudoyong.
“Iya, saat reses di salah satu lokasi yang meliputi dapil saya, ada masyarakat yang meminta agar belajar tatap muka bisa dilaksanakan, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, karena selam ini mereka sudah jenuh belajar secara daring,” ujar Deden, Selasa (16/02/2021).
Selain permasalahan tersebut, bantuan modal usaha juga dikeluhkan oleh masyarakat, terutama modal bantuan untuk sarana keagamaan.
“Bantuan modal usaha dan untuk sarana keagamaan juga mereka pertanyakan,” ujar Deden.
Masyarakat juga lanjut Dedem ingin mengetahui perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Sukabumi, yang saat ini setiap hari jumlah yang terkonfirmasi terus ada penambahan.
“Masyarakat ingin tahu juga penanganan Covid-19 sejuah mana saat ini,” ungkapnya.
Disisi lain, tambah Deden, ada juga masyarakat yang memepertanyakan tentang perkembangan pembangunan Pasar Pelita sampai sekarang, sebab tidak menutup kemungkinan, sebagian masyarakat yang ikut reses ada yang berprofesi pedagang. Jadi wajar pertanyaan itu ada.
“Kemungkinan, mereka ingin tahu kapan kepastian tuntasnya pembangunan Pasar Pelita tersebut,” ujar Deden.
Deden mengungkapkan, jika semua permasalhan hasil reses tersebut, tentu saja aakan disampaikan ke pemerintah daerah melalaui pimpinan DPRD Kota Sukabumi.
“Jadi semua hasil rees anggota Dwewan akan disampaikan ke pemda melalui Ketua DPRD Kota Suakbumi,” pungkasnya. (Anne)











Komentar