CIREBON, (cirebonbagus.id).- Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Dan Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Cirebon menggelar acara Halal Bihalal (HBH) di Taman Bima, akhir pekan kemarin. Dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, turut hadir beberapa sesepuh Cendikiawan Muslim baik dari Kota/Kab Cirebon, Kuningan dan Majalengka.
Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Jawa Barat, Ir H Sri Budihardjo Herman yang juga sebagai Dewan Pakar ICMI Kota Cirebon dan juga dr Asad SpTHT yang juga sebagai Ketua KAHMI Jawa Barat.
SBH sapaan akrab Sri Budihardjo mengatakan, potensi sumber daya alam di wilayah III Cirebon sangat tinggi dan saling terintergrasi. Dengan potensi yang dimiliki semua wilayah harus berintegrasi sehingga pembangunan saling mendukung.
“Potensi jasa dan perdagangan serta wisata di Ciayumajakuning sangat tinggi. Ada keraton juga. Kulinernya yang khas. Sebetulnya jika dimaksimalkan ya akan semakin meningkatkan pendapatan masyarakat. Ini harus kita bersama, ” terang SBH.
SBH menambahkan potensi yang dimiliki antara lain seperti di Kota Cirebon yang mempunyai Pelabuhan besar sebagai kota perdagangan dan jasa. Kabupaten Indramayu sebagai lumbung padi nasional, Kabupaten Cirebon dengan alam dan pertaniannya. Sedangkan Kuningan serta Majalengka yang terus meningkatkan sektor wisata ditambah adanya Bandara Kertajati.
“Jika dilihat secara potensi tentunya jika disatukan akan menjadi paket lengkap dalam pembangunan. Kemudian terkait pertemuan ini Kami memberikan apresiasi terhadap para cendikiawan muslim dan KAHMI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selama ini ICMI dan KAHMI banyak membantu Pemerintah dan masyarakat,” tandasnya.
Sementara Ketua KAHMI Jawa Barat, dr Asad SpTHT mengatakan pihaknya merespon positif kehadiran peserta halal bihalal tanpa melupakan prokes. Prokes penting dilakukan agar tidak timbul kluster baru dalam acara tersebut.
“Kami melihat kehadiran para senior baik di ICMI maupun KAHMI membawa kesan pada acara tersebut. Dapat kita lihat potensi dan dukungan yang dimiliki sangat besar terutaa di kedua organisasi,” ungkap Asad.
Asad berharap pada pertemuan tersebut ada hasil ongkret untuk membawa kemajuan organisasi dalam kiprahnya membantu pembangunan masyarakat. Kedua lembaga tersebut juga harus ikut serta dalam pencegahan menyebarnya penyakit Covid-19. (CIBA01/Ril)










