oleh

Eco Park Memperkaya Khasanah Wisata Garut Rencananya Diresmikan Bupati, Ahmad Bajuri Menyatakan Dukungannya

Garut – Eco park merupakan tempat wisata alam dan outbond. Kini hadir dengan inovasi baru, Pasar Wisata Cikaleang.

Penting dan menarik untuk diketahui dari pasar ini yang mana untuk bisa belanja disini pengunjung harus menukar dulu uang di pintu masuk menjadi koin terbuat dari kayu yang diberi nama “Kaleang (diambil dari nama Kampung Cikaleang …*red). Satu Kaleang ditukar dengan uang dua ribu.

Selanjutnya Koin Kaleang dapat ditukar dengan dagangan yang tersedia secara bervariasi, seperti Jenis kuliner khas sunda jaman dulu, Kerajinan tangan, Aneka Fashions (Pakaian), Merchandise, dan Kuliner hasil alam.
Selain itu, di arena wisata ini juga dihadirkan hiburan Musik khas sunda, Calung dengan pemain asli warga setempat.
Pengelola Eco Park, Heri mengharapkan pasar wisata ini dapat mengangkat kegiatan dan kreasi masyarakat, khususnya pada akhir pekan sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan.

Baca Juga  Jabar Targetkan TPPAS Lulut Nambo Beroperasi Mulai Akhir 2021

Ditambahkan Heri, Eco Park melibatkan banyak masyarakat sekitar. Karena itu, mendapat dukungan positif dari pemerintah dan masyarakat setempat. “Pihak kecamatan sangat mendukung karya kreatif ini dan bahkan turut mensosialisasikan ke warganya untuk mendukung dan berpartisipasi dalam mengembangkan pasar wisata ini,” jelas Heri.

Hingga saat ini untuk kesiapan tekhnis, lanjut Heri, Pasar Wisata Eco Park sudah mencapai 90%.
“Insya Allah saat Grand Opening nanti (23/8) jika tidak berhalangan akan diresmikan oleh Bupati,” pungkas Heri.

Ditempat terpisah saat dihubungi tim tarungnews.com via seluler, Minggu (16/8) politisi gaek Partai Demokrat yang juga mantan Ketua DPRD Garut Periode 2009-2014, Ahmad Bajuri, SE, M.Si begitu antusias dan mengapresiasi keberadaan Kawasan Wisata Eko Park ini hingga rencananya diresmikan langsung oleh Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP.

Baca Juga  Pimpinan Komisi I DPR : Tidak masalah Jenderal Dudung Tak Hadir Rapat, tidak usah Dipolitisir dan dibesar-besarkan

Ia menjawab, “sangat bangga menjadi bagian dari masyarakat Garut sekaligus mengapresiasi dengan banyaknya Kreatifitas dan Inovasi dalam perkembangan dunia wisata di Garut ini.
Ia melanjutkan, “mudah-mudahan bentuk konkreet dari cipta, harsa dan karya kearifan lokal ini menjadi nilai tambah untuk terus terdongkraknya destinasi wisata di Garut tercinta. Khususnya wisata alam ini diharapkan secara otomatis mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga  Situ Rawa Gede Bakal Jadi Ikon Wisata Sekaligus Sumber Ekonomi Baru Masyarakat

Untuk itu diharapakan pemerintah, khususnya Dinas Pariwisata tetap melakukan pembinaan, pengawasan dan pengarahan agar terjadi sebuah aktifitas pembangunan yang berkesinambungan dan seimbang dengan ketentuan peraturan sehingga kepentingan masyarakat umum dapat terlindungi sesuai regulasi yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Garut, H. Budi Gangan Gumilar, SH, MH menjelaskan kepada m.tarungnews.com, “Kami sangat mendukung dengan adanya Eco park ini. Mudah-mudahan khasanah kepariwisataan Garut semakin kaya dan bertambah banyak pula lokasi wisata yang akan memanjakan para wisatawan saat berkunjung ke Garut.

Untuk pembinaannya itu sudah bagian dari tugas kami, dan untuk memaksimalkannya tentunya terus kita dorong,” tutup Kadis.

Alam,tarungnews.com-Biro Garut

Komentar

News Feed