oleh

Penataan Lapangan Karangpawitan Senilai Rp.14 Miliar di Soal

Kab.Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai14 miliar rupiah untuk renovasi dan penataan lapangan Karangpawitan. Dalam perencanaan penataan lapangan tersebut akan dibangun ikonik baru, salah satunya Skywalk,rumput sintesis terhampar. Renovasi lapangan Karangpawitan meliputi Pembangunan pendopo, bangunan taman bermain , dan direncanakan bakal dipasang wahana  diarena bermain anak. Dan akan dibangun Kolam cetek, air mancur serta aneka lampu hias. Namun pelaksanaan renovasi dan penataan lapangan tersebut di kerjakan  dua tahap, yakni pada tahun anggaran 2018 dan tahun anggaran 2019.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berencana renovasi dan penataan lapangan Karangpawitan Karawang menjadi kado tahun baru. Dan pelaksanaan perayaan malam tahun baru dirayakan dilapangan Karangpawitan  setelah selesai di kerjakan.

“Saat perayaan malam tahun baru oleh Bupati Karawang di lapangan karangpawitan dipadati pengunjung dan dihiasi dengan beragam macam lampu hias “.Tutur warga pada Metrodua.com Rabu(17/3/2021)

Baca Juga  Bupati Purwakarta Canangkan Pasar Sehat Guna Penguatan Ekonomi Sektor Perdagangan
Kondisi lapangan Karangpawitan Karawang pada malam hari, sejumlah lampu hias tidak menyala

H.Abah Azis Warga pengunjung di lapangan Karangpawitan Karawang mengatakan tujuan pemerintah Kabupaten Karawang  merenovasi dan menata lapangan Karangpawitan dengan fasilitas yang bagus dan dihiasi dengan lampu hias tampak indah pada malam hari untuk dinikmati oleh masyarakat khususnya warga Karawang.

Menurutnya keindahan lapangan Karangpawitan Karawang dinikmati warga Karawang hanya hitungan bulan saja. Buktinya semua Fasiliatas berupa lampu taman ,lampu hias sudah tidak berfungsi. Kalau malam hari lapangan Karangpawitan tampak gelap lampu taman dan lampu hias sudah mati semuanya, ujarnya.

Saluran air di lapangan Karangpawitan Karawang dipenuhi sampah

Lebih lanjut warga Karangpawitan saat disambangi Metrodua.com menyatakan saat peresmian dan perayaan malam tahun baru oleh Bupati Karawang semua lampu hias dan air mancur kelihatan indah benar benar lapangan Karangpawitan  dihiasi aneka lampu hias. Tetapi berkisar dua bulan setelah malam tahun baru 2020 hingga sampai sekarang lapangan Karangpawitan berubah menjadi gelap, semua aneka lampu hiaspun tidak berfungsi.

Baca Juga  Semangat Gotong Royong Vaksinasi Sangat Cocok Melawan Pandemi.......!

“Keindahan lapangan Karangpawitan tidak bisa dinikmati warga Karawang lagi karena aneka lampu hias sudah satu tahun mati tidak ada perbaikan dan perawatan dari pemerintah,. Sekarang lapangan Karawngpawitan pada malam hari tidak adalagi kelihatan atraksi air mancur warna warni sudah hilang aneka lampu hias , bahkan saluran lapangan itu sudah dipenuhi dengan sampah”.pungkas warga.

Menurut Indra Pardede Sekjen DPN LSM KAMPAK RI di lokasi saat berkunjung di Lapangan Karangpawitan Karawang menyatakan sangat prihatin melihat kondisi semua fasilitas berupa lampu hias, air mancur, ,taman bermain anak , kolam cetek,, baru satu tahun selesai dibangun sudah tidak berfungsi. Dan semua saluran air dilokasi lapangan itu sudah di padati sampah..

Baca Juga  DPR RI Apresiasi Perpustakaan Daerah Kabupaten Indramayu

“Pemerintah Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran sebesar 14 miliar rupiah untuk merenovasi dan menata lapangan Karangpawitan supaya bisa dinikmati warga Karawang hasil pembangunan di wilayahnya”. Jelas Indra.

Terkait permasalahan tersebut ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang Kabupaten Karawang Dedi Ahdiat  tidak berhasil ditemui. Namun Metrodua.com mencoba konfirmasi kepada Kepala Bidang Bangunan Choerul selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melalui nomor WhatsApp (WA) miliknya , hingga berita ini terbit tidak mendapat jawaban.

Sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang melaksanakan renovasi dan penataan lapangan Karangpawitan pada tahun 2018 melalui rekanan pemborong dari  PT. Karawang Putra Mandiri dengan nilai kontrak sebesar RP 6.286.408.373. Dan pada tahun 2019 dikerjakan rekanan pemborong dari CV.. Puspita Asri dengan nilai sebesar Rp. 6.444.468.728 . (LN/Metrodua.com)

Komentar

News Feed