Polsek Cihideung, Polres Tasik Kota melakukan pengecekan sarana dan prasarana atau peralatan untuk menanggulangi bencana alam seperti pohon tumbang akibat angin kencang.
Dari beberapa alat yang diperiksa, salah satunya adalah gergaji mesin. Alat pemotong batang kayu tersebut dicek mesin dan mata rantai bergigi untuk memastikan siap digunakan pada saat evakuasi pohon tumbang.
“Beberapa hari terakhir di Kota Tasikmalaya ini terjadi musibah pohon tumbang akibat angin kencang. Pengecekan alat penanggulangan bencana ini sebagai antisipasi jika terjadi pohon tumbang di wilayah Kecamatan Cihideung,” ujar Kapolsek Cihideug Kompol Zenal Muttaqin, Selasa (16/3/2021).
Menurut Zenal, pihaknya sengaja mempersiapkan peralatan maupun personel Polsek Cihideung untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana alam seperti pohon tumbang.
“Alhamdulillah, sampai hari ini kami belum menerima laporan adanya pohon tumbang di wilayah Kecamatan Cihideung,” ucapnya.
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan ratusan rumah mengalami rusak di wilayah Kecamatan Indihiang dan Cipedes pada Kamis (11/3/2021) dan Minggu (14/3/2021).
Di samping itu, beberapa pohon di Jalan Raya Rajapolah tepatnya di Kampung Panoongan, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, tumbang akibat angin puting beliung. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut dan hanya mengakibatkan kerugian materi.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya pun sedikitnya menerima laporan 157 rumah rusak di wilayah Indihiang dan Cipedes.









Komentar