oleh

Youtuber Alan Albana Beberkan Trik Bikin Konten Menarik di Kaper IKA STAI Persis Bandung

BANDUNG, – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STAI Persatuan Islam Bandung sukses menggelar Kajian Peradaban (Kaper) sebagai program rutin bulanan.

Kaper kali ini mengangkat tema ‘Tampil Percaya Diri di Depan Kamera – Pelatihan Membuat Konten di Medsos’ yang menghadirkan Youtuber sekaligus penyiar RRI, Alan Albana yang dilaksanakan di Villa Dago Resort No 6 Bandung, Kamis 16 Juni 2022.

Dijelaskan Alan yang juga alumnus STAI Persatuan Islam Bandung bahwa media sosial baik aplikasi youtube, tik tok, facebook, instagram dan aplikasi lainnya adalah media yang dapat mengarahkan begitupula akan menghasilkan uang bila diperlakukan dengan baik.

Dalam materinya, Alan secara gamblang menjelaskan tips dan trik membuat konten yang memiliki kekuatan daya tarik follower sehingga dapat menggiringnya untuk terus mengikuti setiap konten yang kita sajikan.

Baca Juga  Pendampingan Pembuatan E-modul Sigil software berbasis Content Language Intergrated Learning (CLIL) pada Pembelajaran Bahasa Inggris di SMK SAINTEK Nurul Muslimin Batujaya Karawang

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua STAI Persis, Dr. Nurmawan. Dalam arahannya Nurmawan menandaskan pihak STAI Persis sangat mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan IKA.

Dari beberapa kegiatan Kaper yang pernah dihadirinya, diakuinya Kaler kali ini mengundang perhatiannya.

Ketertarikannya, sambung Nurmawan dikarenakan media digital terlebih media sosial adalah selain media informasi, tentunya bila dikemas dengan epik akan menghasilkan pundi-pundi income.

“Kemungkinan saya akan meluangkan sedikit waktu untuk berkonsultasi dengan pemateri agar bisa lebih paham terkait mengelola medsos, biar cepet beunghar,” ujarnya sambil tersenyum yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Sementara itu, Ketua Umum Ika STAI Persatuan Islam Bandung, M. Hoerudin Amin yang diwakili Ketua Harian, Zaenal Ihsan menegaskan di era digitalisasi, jumlah pengguna medsos di Indonesia begitu banyak hingga jutaan akun.

Baca Juga  Peluncuran Buku Sabilulungan Based Learning, Disdik Kab Bandung Akan Terapkan Guru Kunjung

Demikian pula, jangkauan medsos tak terbatas daya jelajahnya, sebab di benua mana pun akan mendeteksi dan bisa mengaksesnya.

Namun demikian, lanjut Ihsan, sangat disayangkan bila medsos hanya digunakan untuk sekedar gaul-gaulan atau mengikuti trend semata, tanpa kaidah serta etika bermedsos yang diharuskan dan ekses keuntungan secara profit.

Terlebih, ditambahkannya, bila tidak secara bijak menggunakan medsos, alih-alih akan rentan terjerat Undang-undang ITE.

“Medsos sangat besar manfaatnya, disamping besar pula resikonya berhadapan dengan UU ITE, seperti sebaran berita bohong atau hoaks. Maka disarankan agar bijaklah menggunakan medsos. Apalagi bila konten yang kita buat berisi dan memberikan informasi, edukasi yang sangat bermanfaat bagi netizen terlebih bila konten disusupi hiburan agar ada ketertarikan follower maka akan menghasilkan velue. Seperti materi yang disampaikan narasumber pada Kaper kali ini,” paparnya usai acara berlangsung.

Baca Juga  PERDA PESANTREN Wagub Uu Ruzhanul Ulum Sosialisasi bersama Kemenag

Kaper kali ini sangat direkomendasikan bagi para pegiat dan penggiat dakwah berbasis media sosial, sehingga kebermanfatannya akan sangat dirasakan.

“Bukan hanya menyampaikan pesan moral sebagai nilai-nilai kebaikan dalam proses dakwahnya tetapi juga akan mendapat pula keuntungan secara materi,” pungkas Ihsan.

Atas sukses terselenggaranya Kaper tersebut, dikatakan Ketua Pelaksana Kaper, Mohammad Ramdan Abdul Wahid adalah tidak terlepas dari kerjasama dan semangat rekan-rekan di pengurus IKA STAI Persis.

Pihaknya juga mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah menyisihkan materi untuk kegiatan tersebut. (Lj)

News Feed