oleh

Per 17 September, Positif Covid-19 di Kota Bandung Tembus 1.000 Kasus

BANDUNG — Per Kamis (17/9/2020) jumlah akumulatif kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kota Bandung menembus 1.000  kasus, tepatnya 1.020 kasus. Rinciannya, 182 kasus aktif, 786 kasus sembuh, serta 52 kasus meninggal.

Merujuk situs https://covid19.bandung.go.id/ yang sudah kembali bisa diakses setelah dua hari mengalami gangguan, perbandingan bisa dilakukan dengan data pandemi per Selasa (17/9/2020). Jumlah kasus aktif pada hari itu tercatat 1003 kasus.

Lonjakan terjadi di jumlah kasus sembuh. Pada 14 September 2020, tercatat 721 kasus sembuh. Dalam tiga hari, angka itu bertambah menjadi 786 kasus. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang ada dalam proses juga melonjak dari 91 orang menjadi saat ini 175 orang. Jumlah total PDP tercatat 1699 kasus.

Baca Juga  DPRD Jabar dan DPRD Kota Tegal Saling Berikan Masukan Untuk Membangun Sinergitas

Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang masih berproses sebanyak 20 orang. Jumlah total ODP di Kota Bandung dengan demikian tercatat 5.525 orang.

Cicendo masih menjadi kecamatan dengan jumlah kasus positif terbanyak, yakni 67 kasus, disusul Lengkong dengan 65 kasus. Cicendo dan Lengkong juga ada di pucuk daftar jumlah aksus sembuh, masing-masing 54 dan 51 kasus. Untuk jumlah kasus kematian, Kecamatan Andir ada di puncak dengan jumlah 5 orang meninggal.

Baca Juga  Gerindra Usung Nasir-Wardan untuk Pilgub Riau

Masih Terkendali
Meski jumlah akumulatif positif Covid-19 menembus angka seribu kasus, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan bahwa pandemi masih terkendali. Itulah alasan kenapa Kota Bandung memilih menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat, bukan kembali ke Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Sisi persentase kita masih tekendali. Jadi Covid-19 di Kota Bandung masih terkendali,” tuturnya.

Baca Juga  Sempurnakan Ikhtiar, Jabar Gelar Munajat Akbar

Oded menyebut dua indikasi untuk mendukung klaim tersebut. Pertama, hingga 11 September 2020 Dinas Kesehatan Kota Bandung sudah melakukan 22.928 tes usap (swab test) atau 0,92% dari total jumlah penduduk. Persentase tersebut mendekati persentase minimal yang disyaratkan lembaga kesehatan dunia (WHO), yakni 1 persen.

Indikasi kedua adalah ketersediaan ruang isolasi di 27 rumah sakit di Kota Bandung. Tingkat keterisian ruang isolasi ada di kisaran 30-40 persen. (Andhy/ayobandung)

Komentar

News Feed