oleh

Data Kemiskinan Di Kabupaten Majalengka Harus Valid

MAJALENGKA – Dalam rangka mensinergiskan kemiskinan Badan Penelitian dan Pembangunan Daerah ( Balitbangda ) kabupaten Majalengka mengadakan Workshop Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Majalengka tahun 2020 bertempat di hotel garden ,Kamis (17/12).

Ketua tim penanggulangan kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Majalengka Tarsono D. Mardiana menjelaskan bahwa sampai saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Majalengka belum falid. Data kemiskinan masih bias karena banyak data yang tidak pas dengan keadaan di lapangan.

Tarsono yang juga Wakil Bupati ini berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mencari solusi untuk Penangulangan kemiskinan yang ada. Sehingga implementasi nantinya bisa diterapkan di lapangan dengan sesuai kebutuhan riilnya.

Bupati Majalengka DR.H.Karna Sobahi, M. Mpd mengatakan persoalan yang sangat komplek disetiap daerah adalah kemiskinan. Apalagi dengan terpaan pandemi covid 19 angka kemiskinan di setiap daerah meningkat.

Baca Juga  Gubernur Ridwan Kamil Sebut PPKM Tidak Jauh Beda dengan PSBB yang Proporsional di Jabar

Persoalan dalam memecahkan kemiskinan harus ada komitmen dalam Tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah ( TKPKD ) , data dan fasilitas serta pemetaan yang tepat sasaran.

Bupati mengharapkan data kemiskinan bisa memunculkan data tunggal, artinya data yang ada di setiap leding sektor sama datanya jangan berbeda – beda.

Masalah kemiskinan merupakan masalah yang kompleks dan bersifat multidimensional sehingga menjadi prioritas pembangunan.

Baca Juga  Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Melalui QRIS pada Pemkot Cirebon

Program-program pembangunan yang dilaksanakan selama ini juga selalu memberikan perhatian besar terhadap upaya pengentasan kemiskinan karena pada dasarnya pembangunan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Salah satu aspek penting untuk mendukung Strategi Penanggulangan Kemiskinan adalah tersedianya data kemiskinan yang akurat dan tepat sasaran.

Kegiatan Workshop berlangsung selama satu hari dengan peserta dari OPD dan leding sektor terkait.(Nandang/onediginews)

Komentar

News Feed