oleh

Pemerintah Harus Tanggung Biaya Swab dan Rapid Test Pelajar

BANDUNG– Adanya kewajiban melakukan rapid test Antigen atau swab bagi kalangan pelajar dirasakan berat oleh banyak kalangan orang tua, salah satunya Diah, 39 warga Kebon kangkung Buahbatu kota Bandung.

Mwnurutnya selayaknya pemerintah menganggarkan biaya swab bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Biayanya Rp. 250 Ribu per test, ini mahal dan bukan mustahil harus berulang untuk banyak kegiatan mereka, upayakan gratis karena mereka belum bisa cari duit sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga  Distribusikan Kemanusiaan Bagi Kalsel Ayobantu Gandeng Yayasan LIMA

Arini, salah satu pelajar yang mengikuti test rapid karena harus kembali ke pondoknya memilih Rapid test Serulogi walaupun disitu ditulis rapid test biaya tidak menjamin tidak terinveksi Covid-19.

Pihak Klinik sendiri menyatakan masalah biaya tersebut merupakan ketetapan pemerintah pusat sehingga tidak bisa ditawar harganya.[ryan].

 

Komentar

News Feed