Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung menyiagakan 345 petugas kebersihan dan sejumlah armada pendukung untuk menjaga kebersihan selama Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, 15/5/2026.
Personel disiagakan mulai Jumat hingga Senin guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat dan wisatawan selama rangkaian kegiatan budaya berlangsung di Kota Bandung.
“Jadi sudah menjadi kelaziman bahwa setiap hari Sabtu dan Minggu, DLH selalu standby untuk mengantisipasi semua acara yang ada di Bandung, termasuk kegiatan sekarang ini,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung Darto di Balai Kota Bandung.
Pemerintah Kota Bandung juga menyiapkan satu truk, dua kendaraan pikap, satu mobil penyemprot, dan satu unit road sweeper untuk mendukung percepatan penanganan sampah di lokasi kegiatan.
Jumlah personel dan armada dapat ditambah menyesuaikan kondisi kepadatan pengunjung di lapangan.
Fokus pengamanan kebersihan berada di sepanjang jalur Kirab Mahkota Binokasih yang menjadi bagian utama Milangkala Tatar Sunda.
“Fokusnya terutama mengawal jalur Mahkota Binokasih,” katanya.
Kirab budaya tersebut diperkirakan menarik ribuan pengunjung karena menghadirkan berbagai atraksi budaya dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Rangkaian kegiatan menampilkan kereta kencana, pasukan berkuda, seni tradisional, hingga partisipasi kampung adat yang melintas dari Kiara Artha Park menuju Gedung Sate melalui Jalan Jakarta dan Jalan Supratman.
Darto menyebut potensi timbulan sampah pada kegiatan budaya kali ini relatif lebih kecil dibanding agenda lain karena minim penggunaan properti sekali pakai.
“Tetapi karena diperkirakan jumlah pengunjung membludak, tentu tetap akan menimbulkan sampah juga,” tuturnya.
Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat ikut menjaga kebersihan kawasan kirab dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan agar kegiatan budaya berlangsung nyaman bagi seluruh warga dan wisatawan.










