CIREBON–Kemerdekaan bagi Toton Hartono (54), warga Desa Budur, Kecamatan Ciwaringin, datang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Ke-75 RI dalam bentuk kaki palsu, Senin (17/8/2020).
Toton menjadi seorang dari 10 penyandang disabilitas di Kabupaten Cirebon yang menerima pembagian kaki palsu gratis dari Polres Kota Cirebon.
Pria yang bekerja sebagai pedagang nasi goreng itu sendiri telah kehilangan kaki kanan sejak duduk di bangku kelas 4 SD. Sejak itu, aktivitasnya tergantung pada sebuah tongkat yang menyangga sebagian berat tubuhnya.
“Puluhan tahun saya sudah pakai tongkat. Sekarang dengan kaki baru, saya tidak perlu pakai lagi,” ungkapnya sumringah.
Kaki palsu yang diterimanya memungkinkan bapak dari 2 anak itu bergerak lebih leluasa ketimbang kala harus menggunakan tongkat.
Toton bercerita, telah kehilangan kaki kanan akibat mesin penggiling padi. Selama itu, dia selalu berupaya mendapatkan kaki palsu.
“Ada yang harganya Rp3 juta, tapi saya tidak punya uang segitu,” ujarnya.
Keterbatasan ekonomi pun membuat dia sempat menguapkan keinginannya memiliki kaki palsu. Dia pun akhirnya harus tergantung pada tingkat dalam kesehariannya.
Kini, impian itu justru tercapai melalui kolaborasi Polres Kota Cirebon dan Kick Andy Foundation. Total 10 penyandang disabilitas di Kabupaten Cirebon menerima kaki palsu di halaman Mapolres Kota Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. M. Syahduddi mengingatkan, penyandang disabilitas memiliki hak untuk merdeka dari keterbatasan.
“Pada Hari Kemerdekaan RI, kami berusaha mewujudkan kehidupan yang merdeka bagi saudara-saudara kita, penyandang disabilitas agar bisa beraktivitas seperti sedia kala,” katanya.
Pihaknya berharap, kaki palsu tersebut dapat meningkatkan kemandirian para penyandang disabilitas. Selain itu pula diharap dapat menjaga produktivitas untuk berkarya di tengah masyarakat, mulai dari mencari nafkah bagi keluarga hingga bersosialisasi dengan lingkungan.(Erika Lia/Ayobandung.com)


Komentar