oleh

Profesi yang Diutamakan Pemerintah untuk Mendapatkan Vaksin

JAKARTA — Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, menjelaskan pemerintah akan mengutamakan sejumlah profesi untuk mendapatkan vaksin terlebih dahulu.

Kelompok tersebut merupakan kelompok yang lebih berisiko dan sangat berisiko untuk terpapar Covid-19. Kelompok pertama datang dari tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan yang akan diberikan vaksinasi adalah mereka yang berada di rumah sakit rujukan Covid-19. Kedua, yaitu petugas kesehatan yang berada di laboratorium rujukan tempat pemeriksaan spesimen Covid-19.

Baca Juga  Polisi Amankan 150 Kilogram Tembakau Sintetis, Penangkapan Terbesar di Indonesia

“Karena berhadapan langsung dengan virusnya bukan dengan pasiennya,” kata Yuri dalam konferensi persnya, Senin (19/10/2020).

Ketiga, yaitu tenaga kesehatan yang melakukan kontak tracing untuk mencari kasus-kasus Covid-19 baru. Menurut Yuri, mereka adalah kelompok berisiko terhadap kemungkinan paparan.

“Jumlah keseluruhan dalam kelompok tenaga kesehatan kalau diperkirakan ada kurang lebih hampir sekitar 2 jutaan orang,” ungkapnya.

Baca Juga  Polsek Nagreg Polresta Bandung Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Libur Panjang

Kemudian kedua adalah kelompok public services. Diantaranya adalah yang mereka yang melaksanakan tugas untuk penegakkan kepatuhan protokol kesehatan (protkes).

Mereka adalah satpol pp, Polri, dan TNI. Kemudian kelompok selanjutnya yang berhak mendapatkan vaksin pertama adalah pegawai yang memberikan layanan pengguna jasa seperti di bandara, stasiun, dan pelabuhan, termasuk beberapa profesi pekerjaan lain yang berisiko.

Baca Juga  bank bjb Borong Penghargaan TOP BUMD 2020

Saat ini, Indonesia berencana akan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada 9,1 juta orang dengan tiga vaksin asal Tiongkok, yaitu Sinovac, Sinopharm, dan CanSino. Namun, jumlah tersebut hanya akan terlaksana jika ditandai dengan surat emergency dari BPOM dan surat kehalalan dari Kementerian Agama serta MUI.

Komentar

News Feed