BANDUNG — Kamis 29 Oktober mendatang adalah hari libur nasional memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya, pekan depan diperkirakan akan terjadi peningkatan aktivitas wisata akibat long weekend.
Pada long weekend sebelumnya di masa Idul Adha, kasus positif Covid-19 di Jawa Barat meningkat. Hal tersebut menyusul meningkatnya aktivitas warga yang melibatkan kegiatan berkumpul dan berwisata.
Untuk mencegah hal serupa terjadi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pihaknya telah menyiapkan materi edukasi untuk masyarakat. Pesannya adalah meningkatkan kedisiplinan 3M alias memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Pelajaran dari Idul Adha dulu, jadi perhatian kita di akhir bulan ini adalah menyiapkan materi edukasi. Pada dasarnya adalah disiplin 3M, karena dengan hal tersebut kegiatan apapun bisa terkendali,” ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar di Makodam III Siliwangi Bandung dan disiarkan secara daring, Senin (20/10/2020).
Selain itu, ia mengatakan, penerapan 3M juga akan dipantau oleh personil keamanan yang diperbanyak. Terutama di daerah yang masih termasuk zona merah.
“Fokus penguatan 3M sudah dikoordinasikan pada Kapolda dan Kodam untuk memperbanyak tim, perbanyak personil. Jadi kita akan meningkatkan kampanye 3M, menguatkan personil (pengawasan), sambil meminta pengelola destinasi wisata tegas melakukan penyisiran (terhadap pelanggar protokol kesehatan),” paparnya.
Meski pengawasan diperketat, ia mengatakan, pihaknya tidak akan membebankan syarat untuk warga luar kota datang ke Jabar. Misalnya dengan membawa surat keterangan tes Covid-19.
“Ya kalau harus bawa hasil swab masing-masing itu kan mahal. Yang penting sekarang mah kuncinya hanya itu saja, 3M. ‘Vaksin’ yang sudah tersedia ya masker, ‘lockdown’ terbaik itu pakai masker,” ungkapnya.
“Nanti kita buktikan hasilnya, apakah dengan kedisiplinan ini hasilnya tidak separah waktu Idul Adha,” jelasnya.











Komentar